budi's posts with tag: cermin

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag cermin
Blog EntryTemanJan 28, '08 6:18 AM
for everyone

Setelah keluarga, menurut aku orang yang sangat berperan dalam hidup kita adalah teman. Bisa teman sekolah, teman main,  teman kerja, teman seagama, teman ngobrol baik didunia nyata maupun didunia maya. Alangkah sepinya hidup kita  tanpa teman.

Setiap fase dalam kehidupan,  teman datang silih berganti. Ada yang bertahan ada yang terputus karena terpisah ruang dan waktu. Diantara banyaknya teman, mungkin ada satu dua yang menempati tempat istimewa dihati kita. Entah karena nyambung kalau ngobrol, sehobi atau senasib.

Tapi bagaimana dengan teman yang kita merasa tidak sreg kalau ngobrol, tidak sepaham,  dimata kita dia banyak kekurangan?? apakah kita harus menjauh?? putus hubungan?? Sedangkan kita juga pasti punya banyak kekurangan.

Dalam perjalanan sebuah pertemanan pasti akan melalui pasang surut. Tapi menurut aku dengan adanya benturan-benturan itu akan lebih mendekatkan hubungan pertemanan. Kita akan menjadi lebih tahu bagaimana sebenarnya pribadi teman kita.  Tapi mungkin ada juga orang yang berprinsip lebih baik menghindar bahkan putus hubungan begitu ada masalah dengan teman. Yaa...itu hak kita mau bersikap gimana.

Kalau aku sendiri berprinsip walaupun ada masalah dgn teman aku tidak akan menjauhi apalagi memutuskan hubungan.  Paling tidak kalaupun itu terjadi bukan aku yang memulai. Tapi mungkin lain kalau teman itu yang merasa tidak nyaman lagi berhubungan denganku. Buat apa memaksakan ya gak??

Yang pasti aku akan terus belajar dan belajar, pun dalam berteman. Mungkin dalam interaksi kita didunia nyata dan dunia maya banyak kata dan sikap yang tidak sengaja melukai hati teman-teman. Yang pasti aku tidak pernah bermaksud secara sengaja menyakiti kalian. I  U my friends!!

 


Blog EntrySelamat Jalan EyangJan 25, '08 3:30 AM
for everyone

                       Eyang Saryono ditengah anak cucu saat lebaran 2007

Pernah aku cerita perjalanan hidupku disini dan disini, dimana saat aku lulus SD diminta ikut (istilah bahasa jawanya ngenger) dirumah Eyang Saryono(biasa aku panggil Eyang). Beliau adalah kakak simbahku. Jadi sebetulnya hubungan kekerabatannya sudah jauhhhh. Cuma karena keluarga besarku asalnya ndeso jadi kekerabatannya masih lumayan akrab sampai tingkat mbah buyut.

SMP sampai SMA aku ngenger dirumah Eyang. kakakku sebelumnya lebih duluan ikut Eyang. Sebelum kami, beberapa kerabat juga banyak yang ngenger dirumah Eyang. Karena diantara 6 bersaudara mbahku, Eyang ini yang paling berada. Berada dibandingkan keluarga yang lain maksudnya. Beliau adalah mantri pertanian jaman Belanda dan berlanjut jadi pegawai negeri setelah Indonesia merdeka.

Saat aku ikut Eyang, beliau sudah pensiun. Keadaan ekonominya sangat sederhana. Selain memelihara kami, Eyang masih membiayai 2 putranya yang masih kuliah.Kesibukan beliau setelah pensiun adalah bertani. Eyang terkenal sebagai orang yang sangat memperhatikan unggah ungguh (tata krama dalam jawa), disiplin bahkan cenderung keras. Sering aku dulu dibuat menangis karena kena marah. Yaahh ..pokoknya dulu aku suka merasa Eyang itu galak

Tapi ada satu hal yang membuat aku terenyuh. Selepas SMA aku ikut bimbel di Jogya..gaya banget yaa...orang gak punya kok nekat ikut bimbel.  Gak tahu dulu kayaknya gak pede kalau gak ikut bimbel. Saat itu tiba-tiba datang salah satu putra Eyang. Katanya diminta Eyang mengecek keadaanku di Jogja. Betapa terharunya diriku, ternyata beliau perhatian dan khawatir padaku.

Ada satu hal yang bikin aku geli sampai sekarang. Ceritanya aku diterima masuk STAN. Yaa...STAN adalah sekolah paporit buat kalangan bawah seperti aku. Gratis dan setelahnya langsung kerja. Begitu selesai lihat pengumuman di BPLK Jogja, dimana aku harus berdesak-desakan dengan ribuan orang. Begitu aku melihat nomor dan namaku terpampang aku segera pulang. Segera aku kabarkan ke Eyang. Seketika Eyang  tidak percaya aku lolos masuk STAN. Bukan apa-apa, karena dua putra  Eyang yang lebih pintar dari aku, sebelumnya daftar STAN tidak ada yg diterima. Mungkin aku lagi beruntung yaa...

Karena ragu, Eyang meminta esoknya aku disuruh balik lagi ke Jogja memastikan hasil pengumuman sekali lagi. Dan Alhamdulillah benar..aku tidak salah lihat. Itulah saat dimana aku merasa bisa membahagiakan dan membuat bangga Eyang. Selama ini aku merasa hanya menjadi beban dan merepotkan Eyang.

Sampai tadi pagi, saat aku  telpon kerumah dari ibuku aku mendapat kabar Eyang sudah meninggal dunia tadi malam. Memang sudah beberapa saat beliau sakit karena sudah sepuh (tua) umur beliau 86 tahun. .

Selamat jalan Eyang....engkaulah bapak kedua bagiku. Maafkan aku yang terlambat menyadari bahwa segala kedisiplinan dan sikap kerasmu itulah yang membuatku menjadi pribadi yang kuat dan tangguh. Kalau tidak mungkin aku tidak akan disini saat ini.

Ya Allah ampunilah segala kesalahan dan dosa Eyang Saryono, terimalah amal ibadahnya dan tempatkan arwah beliau disurga-MU.


Blog EntryKacamataJan 22, '08 4:19 AM
for everyone

Sejak SMA aku merasakan penglihatanku semakin kabur. Iseng-iseng periksa ke tukang kacamata. Hasilnya mataku dinyatakan minus 1 kanan kiri. Masih males untuk pakai kacamata...eehh bukan males sih..saat itu tidak punya uang buat beli kacamata.

Waktu itu aku punya kebiasaan setelah terima rapor aku ke Solo tempatnya pak dokter Tunjung Suharso (bekas majikan emak), menunjukkan raporku. Dan pulangnya pasti dikasih uang Rp 50.000,00 uang yang cukup besar untuk aku. Sepulangnya dari sana aku mampir ke pasar klewer. Di sekitar alun-alun banyak sekali penjual kacamata. Murah meriah. Populer disebut toko kacamata sor ringin (bawah pohon beringin).

Masih ingat toko yang aku tuju toko kacamata GENDON. Kali yang punya toko namanya pak Gendon entahlah.....saat itu aku beli kacamata seharga 12 ribu sudah komplit frame dan lensanya. Pertama kali pakai kacamata kok malah jadi pusing yaaa..tinggi jalan yang terlihat dengan yang sebenarnya kok tidak sama.

Saat ke sekolah juga belum kupakai. Masih malu ...Tapi karena kalau baca dipapan tulis tidak jelas dan juga teman-teman banyak yang berkacamata akhirnya aku pakai juga walau masih sering aku lepas.

Kacamata itu bertahan sampai aku kuliah. Sampai kemudian sudah pakai kacamata kok masih buram baca tulisan dipapan tulis yaaa... Akhirnya setiap kuliah aku pasti duduk didepan agar jelas. Bukan karena aku anak rajin  Begitulah minusnya bertambah-dan bertambah. Sampai sekarang menjadi minus lima. Sudah beberapa kali ganti frame dan lensa kacamata.

Ada yang karena bosan modelnya ada yang karena patah. Cerita tentang kacamata yang patah, kedua anakku ito dan lula sama-sama pernah mematahkan gagang kacamata. Biasanya karena aku asal naruh ditempat yang rendah. Lucunya ito dan lula mematahkan kacamata disaat umurnya sama sama 1,5 tahun.

Saat itu aku cuma berdua sama ito. Kebetulan ito sedang asyik main. Kesempatan nih aku tinggal mandi. Tanpa sadar kacamata aku letakkan di meja tamu. Selesai aku mandi ito menyodorkan kacamata yang sudah diputar-putar gagangnya...dimana posisi gagangnya sudah terbalik. Pingin marah . Tapi melihat ekspresi ito yang tanpa dosa dan paling juga belum ngerti tidak tega juga.

Cerita Lula hampir mirip. Saat itu aku mau wudlu, kacamata aku lepas dan taruh disuatu tempat. Yang ternyata Lula bisa mengambilnya. Selesai wudlu aku langsung sholat.  Begitu selesai sholat, Lula menyodorkan kacamata sambil bilang "mata..mata" Maksudnya kacamata. Ternyata gagang kacamatamu sudah diputar-putar dan hampir patah  Tapi masih Alhamdulillah bisa aku betulkan lagi walau dipakai sudah tidak nyaman.

Dan ternyata tinggal tunggu waktu saja untuk patah. Kemarin saat mau aku pakai tiba-tiba saja patah sendiri. Yaa...Nasib...nasib....beginilah duka derita ibu berkacamata.....Harus hati-hati kalau menaruh kacamata. Dapat cerita dari teman yang sama-sama berkacamata selama setahun dia sudah ganti 5 kacamata karena dipatahkan anaknya


Blog EntryPerjalanan 2007 dan Harapan 2008Dec 31, '07 8:05 AM
for everyone

Hemmm...tidak terasa memasuki tahun ketiga kami tinggal di Jepang. Sepeti tahun-tahun sebelumnya pergantian tahun baru kami dirumah saja. Memang dasarnya malas keluar malam kalau pas tidak ada yang penting dan menarik. Apalagi cuaca malam ini dingin banget setelah seharian Sendai diguyur salju.

Pergantian tahun 2006 ke 2007 sepertinya baru kemarin, tidak terasa besok sudah memasuki tahun 2008. Tapi waktu yang sepertinya sebentar itu ternyata banyak hal yang telah terjadi. Yang paling aku ingat dan penting diantaranya

  • Ito mulai masuk SD. Perasaan kalo anak sudah SD kok seperti sudah mau dewasa ya hihiiii..
  • Lula semakin besar dan banyak perkembangan. Semakin lucu dan menggemaskan. walau kadang harus ekstra sabar
  • Aku yang kurang perhatian merawat gigi, berkeinginan untuk mengecekkan gigiku ke dokter gigi. Dan hasilnya ternyata banyak berlubang . Mulailah saat itu aku mondar-mondir tiap minggu ke dokter gigi. Soalnya paling kapok sama yang namanya sakit gigi. Makanya sekarang sebelum sakit, baru ngilu-ngilu dikit aku cepet-cepet ke dokter gigi.
  • Beasiswa suami nilai nominalnya berkurang. Bukan apa-apa...mesti lebih mengetatkan ikat pinggang ajah  

Harapan di tahun 2008 (sekalian ngerjain PR tentang Resolusi)

  • Suami diberi kelancaran dan kemudahan dalam riset.
  • Ito semakin rajin belajar nihongo, ngaji maupun pelajaran Indonesia (buat persiapan pulang)
  • Lula semoga omongannya semakin jelas dan lancar. Sekarang sudah mulai bisa menirukan apa yang kita ajarkan.
  • Aku masih bingung antara perpanjang cuti atau pulang duluan. Karena suami selesai Maret 2009, sementara cutiku abis Okt 2008. Suami pinginnya perpanjang, keluarga pinginnya aku pulang duluan. Yaa..apapun keputusannya semoga diberi kelancaran prosesnya. Semua pilihannya enak kok 
  • Pingin belajar nihongo lebih serius, biar lebih pede kalo ngobrol sama orang Jepang.
  • Terakhir semoga di tahun yad kami sekeluarga, ortu dan mertua selalu diberi kesehatan. Dan Allah masih memberi kesempatan kepada kami bertemu dan saling membahagiakan. Amien.

Selamat Menyongsong Tahun 2008 buat teman-teman semua,

semoga kebahagiaan dan kesehatan selalu bersama kita. Amien 

 


Blog EntryRenungan Di Saat Umur BerkurangDec 21, '07 7:06 AM
for everyone

Ulang tahun....dua kata yang penuh makna. Hari dimana jatah umur hidup di dunia semakin berkurang. Merenungi kembali, menengok kebelakang perjalanan hidupku, sungguh yang ada adalah bersyukur dan bersyukur. Pahit getir, perih perjalanan, gelak tawa bahagia datang silih berganti. Hanya karunia Allah semata sekarang aku seperti ini dan disini.

Hikmah perjalanan hidupku  membuat diriku selalu ingat bahwa tidak ada satupun yang ada pada diriku pantas membuatku sombong apalagi tinggi hati. Tapi aku sadar aku yang dibesarkan tanpa kasih sayang orangtua membuat diriku kadang tidak tahu mana yang benar mana yang salah. Apakah sikapku kepada orang lain sudah benar sebagaimana mestinya?? sungguh aku kadang tidak tahu.

Tapi Alhamdulillah selama ini selalu ada sahabat-sahabat terbaik yang selalu menyayangiku. Mereka yang mewarnai kepribadianku. Meraka yang selalu menunjukkan kelemahanku dan mengkritikku. Aku selalu berterima kasih, karena bukankah itulah sahabat yang sejati?? menunjukkan kelemahan dan kekurangan kita.

Selalu teringat filosofi kehidupan. Roda kehidupan selalu berputar kadang diatas kadang dibawah. Selalu dipergilirkan kesedihan dan kebahagian. Semua tiada yang abadi. Terus terang aku merasa sekarang aku merasa sudah sempurna memiliki kebahagian didunia ini. Nikmat iman dan islam, suami, anak-anak, pekerjaan, orang tua, saudara-saudara dan sahabat-sahabat yang selalu menyayangiku.

Merenung dan merenung...sampailah pada kesimpulan. Bahwa setelah aku memiliki semua ini, hidup yang sebenarnya baru aku mulai. Kalau selama ini karena kalian, kebahagian itu hadir padaku. Sekarang saatnya aku berusaha agar hadirku bisa membuat kalian bahagia. Bukankah kebahagian hidup yang hakiki adalah apabila hadirnya kita bisa bermanfaat untuk orang lain.

Terima kasih dan banyak cinta buat :

  • Ibunda Sumarmi
  • Suami tercinta Sri Nugroho
  • Ananda Aristo Agna Nugroho
  • Ananda Inara Lula Zaida
  • Kakak-kakak dan semua saudara di Indonesia
  • Sahabat di dunia nyata dan maya

Terima kasih untuk ucapan selamat ulang tahun dan doa-doa yang mengalir. Semoga hadirku membuat kalian semua bahagia. Semoga doa-doa itu juga mengalir kepada kalian. Cintaku untuk semuanya

"renungan disaat sisa umur berkurang 1 tahun"

foto : Sekuntum mawar dari suami dan anak-anak tercinta.

 


Blog EntryDuka Pekerja Indonesia di Jepang Sep 13, '07 9:16 PM
for everyone
Dapat email dimilis dari saudara kami pekerja Indonesia non profesional(trainee/kenshusei) di daerah Furukawa.  Isi emailnya begini :
 
Seluruh mahasiswa Sendai marhaban ya ramadhan SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA, minal aidzin wal fa idzin mohon maaf lahir bathin. Kondisi kami trainee dari furukawa sedang kurang enak. soalnya tempat jishu kami/ pabrik tempat kami kerja, melarang kami shalat,puasa. ada orang di gemba kami yang sangat AROGAN sekali terhadap kami orang indonesia(islam) kami puasa aja dilarang keras sampai2 sering di ancam. suruh pulang lah, suruh kerja lembur terus2an lah  sampai jam 10 mlm,bahkan sampai2 mau matiin semua AC di dalam gemba supaya keadaan gemba jadi panas.
 
Kalau istirahat siang semua di sidang, kaya KULTUM kali........tadi istirahat pada makan tidak? katanya (kata org jpg) pokoknya orang ini kayanya sensitif banget ke orang indonesia. tiaaaaaaaaaaaaaaap hari pasti aja ada yang di marah2in. wong kerjaan nya tiap hari marah2 terus sich. kayanya di gemba kalau orang ini tidak masuk sehariiiiiiiiiiiiii aja, gemba serasa kaya syurga kali........
   
Pokoknya di tempat jishu ku ini kurang enak banget, tidak ada ketenangan dan kenyamanan. kayanya tiada hari tanpa marah2an. cuma kami tetep sabar dan sabar banget. meski begini. shalat ya sembunyi-sembunyi bahkan ada yang shalat di gudang minyak. padahal shalat kami tidak menggangu waktu kerja. kami shalat kalau lagi istirahat siang.
 
Yah, mudah - mudahan waktu 3 tahun cepet terlewati dan mudah2an aku tidak menemui perusahaan yang karyawanya Arogan. tidak ada ketenangan.....Kalau di jepang bukan rizki ku, aku siap di pulangin, insyaAllah di indonesia juga banyak perusahaan yang bagus. tapi sekarang aku cuma mencoba bertahan demi cita2 diriku pribadi dan ORTU ku di indonesia.
sudah dulu ya. doain aja trainee furukawa selalu di beri perlindungan Allah swt.
 
Terharu dan sedih membaca perjuangan saudara-saudara kita, dalam kondisi berat dan dalam tekanan begitu semangat dalam menjalankan ibadah. Jadi malu pada diri sendiri yang diberi keleluasaan menjalankan ibadah masih suka malas-malasan dan kurang semangat.
 
Ya Allah berikanlah kekuatan dan kesabaran pada saudara-saudara kami, sesungguhnya hanya kepada-Mu kami berserah diri dan memohon pertolongan.
 
Pernah posting tentang bekerja di Jepang disini dan disini.
 

Blog EntryBelum Lima Menit ~_^Sep 5, '07 10:51 PM
for everyone

Masih ingat gak iklan pembersih lantai dengan slogan belum lima menit?? kalau gak ingat ya gakpapa gak usah dipikirin.... Mau cerita aja...pas kapan itu ceritanya latihan nari sama Yuko dan Astrid. Di tengah-tengah latihan kita istirahat bentar. Minum-minum dan ngemil. Kebetulan hari itu Yuko bawa oleh-oleh. Eehhh..gak sengaja kok ya jatuh tuh makanan yang aku pegang. Karena sayang aku ambil lagi sambil teriak "belum lima menit!"

Yuko yang sudah mahir bahasa Indonesia langsung ngakak dengar aku ngomong gitu. Sambil dia bilang " Sugoi ne orang Indonesia, makanan jatuh kasih batas sampai lima menit.pada tahan sakit perut yaa??". Aku sama Astrid jadi ikut ketawa.... Trus aku tanya "kalau orang Jepang ada gak slogan yang serupa??". "Ada" katanya. " Emang kalo orang Jepang gimana??" tanyaku. " mada Sambyou (belum 3 detik)" jawab Yuko. (eehh bener gak ya aku nulisnya??)

Makanya orang Indonesia lebih hebat yaa...dari orang Jepang..perutnya!!  


Blog EntryEmak CemburuAug 26, '07 8:56 AM
for everyone
 
                                                                      

Sejak bapak meninggal saat aku umur 3 tahun, emak menitipkan aku pada embah. Emak mengembara bekerja dari satu rumah ke rumah lain. Dari satu kota ke kota lain. Aku bertemu emak hanya saat lebaran tiba. Karena emak akan pulang kampung. Saat itulah kesempatan aku bermanja-manja ke emak. Masih ingat walau aku sudah SD masih suka minta gendong. Tidak selalu diluluskan karena aku sudah berat. Dibilangnya aku ngadi-adi (manja). Duuh...sedih deh rasanya..menerima penolakan emak.

Sejak saat itu juga embah menjadi sosok pengganti emak. Embah yang selalu siap menggendongku saat aku deman, panik dan membelaku saat aku menangis berantem dengan teman, ngeloni (menidurkan) saat aku tidur, mencarikan sekolah dan menjadi tempat curhatku.

Tidak terasa sampai dewasa, aku merasa lebih dekat, lebih nyambung hatiku, lebih bisa bermanja-manja, merangkul dan berpelukan dengan embah. Baru kurasakan bedanya dengan sikapku pada emak saat emak tinggal bersamaku, 22 tahun kemudian.

Kok..aku jadi kaku yaa....dan emak juga merasakan hal yang sama. Emak cemburu karena aku lebih mesra, lebih perhatian, lebih bisa curhat dan berangkulan. Tapi aku bertekad dalam hati, akan mengubah semua ini. Bagaimanapun emak meninggalkan kami karena demi masa depan anak-anaknya. Dengan mengorbankan naluri seorang ibu untuk berdekatan dengan anak-anaknya. Aku tidak akan membuat emak cemburu lagi.

NB : foto emak, embah ito dan aku didepan warung embah.


Blog EntryHuu...Huuuu..Kena Tilang lagi... Aug 23, '07 10:47 PM
for everyone

Seperti biasa..suami mengawali pagi dengan loper koran. Bangun jam 3.30 pagi sholat subuh dan siap-siap ganti kostum seragam loper koran. Jam 4 meluncur ke mise (agen koran). Butuh waktu kurang lebih 1,5 jam untuk mengantarkan koran ke 150 pelanggan. 

Jam 5.30 atau jam 6 biasanya sudah sampai rumah. Setelah istirahat sebentar sambil menyeruput coklat hangat dan cemilan, kembali tidur sebentar sebelum pergi ke kampus. Suami tidur gantian aku nguplek didapur menyiapkan sarapan dan bento.

Jam 8.30 suami bangun...tidak seperti biasanya agak malas-malasan. Dari dapur aku tanya " masih mau tidur atau mau bangun?" Beliau jawab " mau bangun!". " Mau sarapan dulu atau beres-beres tempat tidur?" tanyaku. Kok tidak ada jawaban??? malah beliau lapor " Hari ini aku buat kesalahan lagi".

"Kesalahan apa?" tanyaku. Kadang suami suka salah masukkan koran, maklum kamar apartemennya hampir sama bentuknya. Kadang harusnya dimasukkan ke nomor 201 malah masuk ke 202. Kadang juga sambil ngantuk-ngantuk, kalau malemnya pulang larut dari lab.

"Bukan" jawabnya. " Kena tilang polisi" sambungnya lagi. Aku yang sedang menyiapkan sarapan jadi terhenti seketika. Kena tilang polisi?? terbayang 6000yen melayang. Duuhh...ini kedua kalinya suami kena tilang polisis pas ngoran. Katanya tadi lampunya kuning, sama suami diterabas aja. Tapi kuningnya dah mau merah... Tahu-tahu dari belakang nguiiing....nguiingg...sirene mobil polisi mengejar. Kaget juga katanya...huuu..huuu....apes....uang belanja seminggu melayang


Blog EntryTaufik Savalas Sang Pemandi JenazahJul 27, '07 3:42 AM
for everyone

Terkesan dengan postingan mas Hasan Bisri, ingin berbagi buat teman-teman mungkin ada hikmah yang bisa kita ambil.

From: Budiman Hakim

Taufik Savalas meninggal. Saya meneteskan airmata. Aneh banget! Saya bukan tipe orang yang gampang menumpahkan airmata. Dan yang lebih aneh lagi, saya juga merasa ga deket-deket amat sama dia.Cuma saya emang suka banget sama dia. Buat saya Taufik itu orang baik.

Pertama ketemu dengannya tahun 97. Entah darimana, PH nawarin dia sebagai talent untuk TVC yang sedang kita garap. Produknya minyak goreng Tropikal. Begitu ngeliat tampangnya, saya langsung suka aja sama dia. Jadi deh dia kita pake sebagai talent. Bayarannya? Cuma Rp 4 juta waktu itu hahahahaha...tahun2 belakangan ini tarif lu berapa pik? Pasti gede banget ya?

Selesai shooting kita ga pernah ketemu lagi. Saya cuma ngeliat dia di banyak TV. Dia udah jadi selebriti, banyak order, muncul di mana-mana. Tapi nasibt
ernyata mempertemukan kita kembali.

Di Pasirputih Kafe Kemang saya ngeliat dia. Cuma sekarang posisi kita udah berbeda. Dia ada di atas panggung sedangkan saya jadi penontonnya. Waktu itu kalo ga salah eventnya ulang tahun Pasirputih ke berapa gitu...ga inget lagi. Jadinya penontonnya membludak. Mau pipis ke toilet aja susah karena harus menembus kerumunan orang yang begitu rapat.

Pas acara hampir selesai, saya ngeliat Taufik lagi dikerumunin banyak orang, saya seneng ngeliat kesuksesannya.Percaya ga? Kalo kita ngeliat orang berjuang dari bawah terus bisa sampai ke puncak kita pasti seneng, kagum dan ikut berbahagia karenanya. Saya sebenernya pengen nyamperin dia tapi ga jadi. Dia pasti udah lupa sama saya. Lalu saya beranjak dari kursi bar menuju toilet yang ada di sebelah kanan.

Sebuah teriakan menghentikan langkah saya;" Bud! Jangan pulang dulu. Tungguin gue!"
Saya menengok ke arah Taufik. Dari sela-sela kerumunan, dia lagi melambai-lambai ke arah saya. Karena kurang yakin, saya nengok ke arah belakang, jangan-jangan dia lagi melambai ke orang lain. Tapi di belakang saya ga ada orang. Saya nengok lagi ke Taufik dia udah sibuk lagi dengan orang yang mengerumuninya.

Daripada bingung sendiri, saya melanjutkan langkah ke arah toilet. Tiba-tiba Taufik berteriak lagi:"Budiman! Tunggu, mau kemane lu buru-buru?" Sambil berkata begitu, dia meninggalkan semua orang di sekitarnya. Lalu menyalami saya dengan senyum lebarnya yang khas itu.

"Hebat lu Pik sekarang. Bangga banget gue sama lu." Kata saya. Dia ga menanggapi ucapan saya. Dia cuma bilang ; "Gue dari atas panggung tadi udah ngeliat elo tapi baru sempet nyamperin lu sekarang. Pakabar Bud, gimana kantor?"

Karena kita memang bukan teman, arah pembicaraan cuma basa basi doang isinya. Abis bingung mau ngomong apa lagi? Ga punya bahan. Lalu kami ilang kontak lagi.  Ketemu sama Taufik selalu dalam keadaan begitu. Saya jadi penonton dan dia jadi orang panggungnya. Tapi yang membuat saya terharu dia selalu menyapa saya. Kadang dari atas panggung, dia sempet2in tereak pake mike ; "Selamat dateng buat Budiman Hakim, jangan ngebir kebanyakan ntar mabok lu!"  Hehehehe Taufik emang orang baik.

Ketemu lagi sama Taufik di pembukaan Kafe baru di jalan Melawai. Kafe itu pengelolanya Adee Reena anak Hotline. Karena diundang ya terpaksalah ke sana. Dan itu pertama kali ketemu Taufik pas dia datang sebagai tamu. Bukan di panggung (eh sok tau ya gue? Siapa tau dia abis main di lantai lain. Soalnya tempat ini ada 4 lantai. Ada kafe, resto, disko dan apalagi gitu).

Di sini saya punya kesempatan ngomong agak panjang dengannya. Yang aneh dia ngomong gini;" Bud. Kebetulan gue ketemu elo. Gue mau kasih kartu nama gue yang baru." Sambil menyodorkan kartu nama. Saya heran bukan main ngeliat kartu namanya. Belom sempet nanya, dia udah ngejawab.

Taufik ;" Iya Bud. Gue sekarang jadi pemandi jenazah. Kalo ada keluarga elo atau temen-temen lu yang meninggal, panggil gue aja. Biar gue yang memandikan jenazahnya." "Lu punya berapa pemandi jenazah?" Tanya saya. "Cuma gue." Katanya manteb. "Berapa biaya per jenazah?" Saya tanya lagi. "Hahahaha Budiman mangkin gila! Ngomong lu kayak kita lagi bisnis jenazah aja." Jawabnya tertawa terbahak-bahak mengguncang- guncangkan perutnya yang membusung.

"Eh gue serius. Sekali mandiin jenazah berapa?" "Gratis!" Sahut dia. "Gratis? Sinting lu. Masa bisnis begitu?" "Ini bukan bisnis. Tapi tabungan gue ke yang di atas.
Kita ga bole mikirin dunia melulu. Takutnya pas dipanggil Tuhan tabungan kite belom cukup. Makanya jasa gue ini gratis."

Tiba-tiba bir yang saya minum rasanya jadi ga enak. Pait! Bau-bau ampas neraka kayaknya. Saya taro bir di meja bar. Beberapa kali Bar Tender tanya saya, mau minum apalagi, saya menolak. Saya ga mau minum lagi. Udah kebanyakan.

Taufik umurnya hampir sama dengan saya. Tapi dia udah mikir jauh banget ke depan. Dia yang selalu keliatan konyol kok bisa-bisanya punya pikiran begitu? Sedangkan saya? Udah berapa taon saya tersesat di kegelapan malam kayak gini?

Tadi malam Taufik Savalas meninggal. Entah siapa yang memandikan jenazahnya.  Dan saya meneteskan airmata. Saya memang bukan orang yang gampang menumpahkan airmata tapi saya rela meneteskan airmata lebih banyak lagi. Karena saya tau, Taufik itu orang baik


Blog EntryKala Tetangga Menggedor LantaiJul 18, '07 3:42 AM
for everyone
Salah satu hal baru yang aku alami di Jepang adalah tinggal di apato. Apato adalah sebutan untuk apartemen sederhana. Kalo yang Apartemen beneran biasanya disebut mansion. Apatoku  bangunan dari kayu dua lantai dan terdiri dari 4 blok bangunan.

Tetangga bawahku suami istri orang Jepang kira-kira berumur 50 tahun tanpa anak. Tetangga sebelah pasangan muda dengan satu anak bayi, dari China. Satunya lagi dari Kenya bujang lokal keluarganya akan menyusul bulan Agustus nanti.

Satu tahun lebih menempati apato sejak pindah dari dormitory, belum pernah sekalipun bertatap muka dengan  tetangga bawahku. Dengan tetangga sebelah pernah beberapa ketemu dan saling menyapa.

Deg-degan juga saat tahu tetangga bawahku orang Jepang,  apalagi tidak punya anak. Ito dan Lula yang masih aktif-aktifnya tentu susah untuk disuruh tenang. Karena dengan kamar tetangga bawah hanya dipisahkan oleh lantai kayu. Tapak kaki orang berjalan dilantai atas saja kedengaran sampai bawah.              

Sebelum kami, yang menempati kamarku orang Rusia. Dengan badan tinggi besar dan satu anak laki-laki seumuran ito, tapak kaki mereka  sering mendapat gedoran dari bawah. Mereka sudah bercerita sebelumnya kepada kami, kemungkinan akan mendapat gedoran serupa.

Untungnya tetangga bawahku, suami istri bekerja semua. Sehari-hari kecuali libur rumah mereka kosong. Ito dan Lula leluasa berlarian. Kalau tapak kakiku dan bapaknya sepertinya tidak terlalu berat.

Celakanya saat libur mereka berada dirumah, ito juga libur sekolah. Kadang mainan berlari-lari sama Lula. Tidak jarang terdengar duk..duk...suara gedoran lantai pertanda tetangga bawah merasa terganggu.

Seperti malam kemarin, Lula demam dan rewel. Semalaman rewel tidak bisa tidur. Merasa terganggu tangis Lula, mereka menggedor lantai. Yaa.begitulah kalau orang tidak punya anak...tidak merasakan kalo anak sedang sakit.  Suami sampai bilang kalau mereka berani ngetok pintu akan dihadapin..aduuh..aduuh...segitunya.

Alhamdulillah selama ini hanya sebatas menggedor lantai. Belum sampai mereka memanggil polisi. Karena ada pengalaman teman yang tetangganya orang Jepang, terganggu suara anaknya langsung memanggil polisi. Tanpa menegur lebih dahulu. Begitulah seni hidup di apato dengan tetangga orang Jepang.  

Kalau tetangga yang lain karena sesama orang asing, merasa senasib malah cenderung saling menjaga.Tapi tetangga Depanku orang jepang juga ramah sekali. Tiap kali ketemu menyapa, kadang malah ngajak ngobrol. Karena tidak merasa terganggu kali yaa...


Blog EntryTidak Rasional Tapi Harus DihadapiJun 17, '07 4:27 PM
for everyone
Berawal dari  percakapan dengan 2 orang teman beberapa hari ini. Yang pertama teman yang menceritakan adiknya baru lulus kuliah di Jepang. Berusaha mencari pekerjaan di Indonesia. Saat ditanya apa sudah  mendapatkan pekerjaan? kata sang adik " Tahu gak sih, sekarang hidup di Indo sudah tidak rasional, lowongan pekerjaan sempit, kalaupun ada gaji kecil, tapi biaya hidup menggila. Sekali keluar untuk jalan-jalan paling tidak Rp 100ribu melayang. Aku mau berusaha ke Amerika saja cari kerja disana!" (kebetulan salah satu kakaknya tinggal di Amrik)

Kedua, ada teman baru datang dalam rangka job research selama 3 tahun di Jepang. Seperti biasa aku menanyakan bagaimana kabar di Indo sekarang. Dia bilang " Hidup di Indo semakin susah, gaji PNS gak naik-naik, harga kebutuhan pokok hidup menggila. Beras sekilo Rp. 6000 itu yang jelek, kalau mau enak yaa..7500 (ingat 1,5 tahun lalu masih 3000). Biaya sekolah anak makin mahal. Pokoknya susah deehh...makanya selama di sini berusahalah hemat agar ada sisa untuk bekal pulang nanti" Aku mendengarkan manggut -manggut sambil menarik napas panjang.

Ketiga, baca berita di internet " Harga minyak goreng  tidak terkendali melewati batas psikologis". Indonesia sebagai produsen sawit terbesar kedua didunia setelah Malay, mengalami kelangkaan minyak goreng (sama dengan kasus minyak tanah). Minyak yang 1,5 tahun lalu sekilo masih 4000 sekarang 9000

                               

Berkelebatan dalam benakku, nanti aku pulang dengan gaji yang masih sama dengan waktu pergi, harus menghadapi kenaikan harga yang ruuuuar biasa. Benar-benar tidak rasional. Membandingkan di negeri mimpi ini, hidup tanpa inflasi sungguh membuat hidup terasa indah. Tidur terasa nyenyak, senyumpun mengembang. Yaa...dinikmati sajalah mimpi ini sebelum back to the jungle in the real life.


Blog EntryDream Life vs Real LifeJun 16, '07 5:15 PM
for everyone

Mendapatkan kesempatan hidup di luar negeri, apalagi negara maju seperti Jepang adalah suatu hal yang tidak pernah ada dalam anganku. Aku sudah bersyukur dan menikmati kondisi saat itu. Punya pekerjaan tetap, suami yang baik dengan penghasilan cukup, anak yang manis dan keluarga besar yang menyayangi. Dengan latar belakang perjalanan hidup yang cukup berliku sebelumnya , aku sudah merasa menjadi wanita yang paling bahagia di dunia. Walaupun menurut orang lain mungkin apa yang aku miliki tidak ada apa-apanya, tapi aku merasa sudah cukup.   

Hidup di Indonesia dengan segala kelebihan dan kekurangannya, aku merasa enjoy. Walaupun sering aku dengar berita bahwa Indonesia sebagai negara terkorup rangking atas, harga-harga selalu naik, bencana silih berganti, pejabat ketahuan korupsi, tentara dan polisi berkelahi, berita kriminal menghiasi tabloid, pornografi dan pornoaksi merajalela, aku merasa yaa....mungkin memang kehidupan suatu negara seperti itu. Mungkin negara lain juga seperti itu.

Sampai kemudian atas kemurahan  Allah aku merasakan suatu kehidupan lain di negeri Sakura. Suatu kehidupan yang selama ini hanya ada dalam mimpi. Hanya ada dalam negeri dongeng. Negara yang maju tapi terjaga alam dan kebersihannya, berurusan dengan birokrasi serasa menjadi raja, harga-harga tinggi tapi masih terjangkau, Kehidupan sulit tapi selalu ada lapangan kerja asal mau bergerak, anak - anak mendapatkan haknya untuk sekolah dan bermain, sungai-sungai jernih dengan ikan menari-nari tanpa takut bermain.

Tapi aku sadar ini hanya sepenggal mimpi dalam seluruh episode hidupku. Kehidupan nyataku di sana, Indonesia. Seandainya diberi pilihan apakah aku terlahir di dunia mimpi sebagai orang tanpa agama atau di dunia nyata dengan menggenggam Islam, aku tetap memilih di dunia nyata. 

Berbahagialah yang ditakdirkan terlahir di dunia mimpi dengan Islam ditangan. 


Blog EntryLoper koran di negeri orangMay 17, '07 5:57 AM
for everyone
Tugas belajar di Jepang dengan beasiswa monbusho, sebenarnya sudah cukup untuk hidup layak. Terutama untuk tinggal di kota sedang seperti Sendai yang biaya hidupnya masih terjangkau. Mungkin lain ceritanya kalo tinggal di Tokyo atau kota yang lebih besar lainnya. Dengan catatan kita pandai berhemat misalnya : belanja kebutuhan sembako pas supermarket sale, beli baju & barang-barang dibazar atau nunggu toko sale . Kalau tidak, heemm... kayaknya bakalan tekor tiap bulannya apalagi beasiswa tiap tahun nominalnya cenderung turun.

Salah satu kiat untuk bisa bertahan hidup atau punya tabungan, banyak kesempatan kerja part time ( bahasa jepangnya arubaito). Misalnya : bekerja di restoran, supermarket, memberi kursus bahasa inggris (kalo oke inggrisnya), kursus bahasa indonesia (kalo dah oke bahasa Jepangnya), jadi asisten dilab atau bahkan jadi tukang loper koran!!

Yaa...jadi loper koran menjadi pilihan suamiku untuk kerja part time. Kenapa memilih loper koran?? karena jam kerjanya pagi hari sebelum berangkat ke lab, kerjanya sambil olahraga (naik turun tangga apartemen), terus melihat teman-teman yang loper koran juga sepertinya tambah sehat. Kalau beliau sendiri sih  alasan ini.

Sudah hampir setahun suamiku memulai profesi sebagai loper koran. Banyak suka duka yang dibagi ke aku. Sukanya ; saat menerima gaji, saat membagi korannya tidak salah dan saat dapat libur ngoran (sebulan 4 hari libur).

Dukanya ; saat bangun kesiangan maklum kadang pulang lab sudah tengah malam, sedangkan jam 3 harus sudah bangun untuk mulai ngoran, saat salah masukkin koran ke bukan pelanggan (kadang mbagi koran sambil ngantuk dan kamar apartemennya mirip2 nomornya), saat turun salju tebal kadang harus memarkir motornya dan jalan kaki karena akan selip dan tergelincir, saat hujan, saat kena tilang polisi karena lupa bawa sim atau nerobos lampu merah karena sepi, ban motor bocor atau kehabisan bensin dijalan. lhoo...kok banyak dukanya yaa...

Tapi kenapa walau dirasa banyak dukanya kok suamiku masih semangat ngoran?? katanya sih dengan jadi loper koran hidupnya lebih teratur, bangun tidur teratur...coba kalo enggak pasti males banget bangun pagi apalagi musim dingin..alamat sholat subuhnya juga lewat, Badan jadi sehat olahraga terus booo....dan tiap tanggal 10 menerima gaji

                                 

Ohya yang menarik ...biasanya loper koran disini pake sepeda atau sepeda motor. Jangan dibayangkan sepeda motornya model baru kayak di Indonesia. Walau Jepang pengekspor sepeda motor Yamaha, Honda dll terbesar di Indonesia kita tidak akan pernah melihat sepeda motor seperti itu disini. Yang ada sepeda motor bebek ala tahun 60-70an tapi mesin sama bodinya masih mantabs dan bandel

 


Blog EntryJambalku JamuranMay 10, '07 9:16 AM
for everyone

Musim dingin kemarin orangtua om Yonan (panggilan ito & lula) datang ke Sendai. Kita kebagian oleh-oleh makanan dan ikan asin. Saking senengnya dapat ikan asin, langsung aja aku simpan ikan asin berbungkus kertas koran itu. Karena agak besar & ringan aku pikir ikan asih kecil tipis (kalau org jawa  bilang gereh petek).

                                   

Saking senengnya dapet ikan asin, aku simpan dulu deh..bak harta karun. Sampai kemarin pas buka lemari makan lihat bungkusan kertas koran itu lagi. Kebetulan aku masak sambel pecel & ayam goreng. Kayaknya kalau di tambah ikan asin cocok juga nih. Heem...mulailah aku buka bungkusan itu. Tapi kok ada bau menyengat yach..jangan..jangan...??

                             

Waa...ternyata selain ikan asin petek ada juga jambal roti...!! kalo ikan asinnya sih masih mulus..cuma jambal rotinya dah jamuran!!. Coba aku lihat dari dulu pasti akan terselamatkan si jambal roti. Nasib..nasib..dah lama ngiler sama jambal roti..eehh...dapat harta karun malah gak ketahuan.

Dengan berat hati aku relakan jambal roti meluncur ketempat barunya, tong sampah. Tapi masih Alhamdulillah..kemarin aku nikmati nasi pecel plus ikan asin...heemm..oishikatta!!!

                                

 


Blog EntrySahabat WanitaApr 26, '07 4:22 AM
for everyone

Dear Sahabat khususnya sahabat wanitaku, baik yang didunia nyata maupun didunia maya. Ingin lebih memperkokoh jalinan persahabatan kita dengan membaca cerita dibawah ini. Sebagai orangtua yang punya anak perempuan ada baiknya kita kasih nasehat seperti ini juga.Karena aku dapat dimilis, maaf kalau  mungkin sudah ada yang pernah baca . 

SAHABAT WANITA

Pada suatu hari,  seorang wanita muda yang baru saja menikah mengunjungi ibunya, Mereka duduk di sebuah sofa dan menikmati segelas air teh dingin.Ketika mereka  sedang berbincang-bincang mengenai kehidupan,pernikahan,tanggung  jawab dalam hidup serta kewajiban, sang ibu dengan perlahan menaruh  sebongkah es batu ke dalam gelasnya dan menatap wajah anak  perempuannya.

"Jangan lupakan sahabat-sahabat wanitamu." nasihatnya,  sambil mengaduk-ngaduk daun teh di bawah gelasnya. "Mereka akan  menjadi orang yang penting bagimu ketika usiamu makin tua.Tidak peduli  seberapa dalam kau mencintai suamimu, seberapa banyak anak-anak yang kau  miliki, kau masih tetap harus memiliki sahabat wanita. Ingatlah untuk berjalan-jalan bersama mereka, melakukan hal bersama- sama dengan  mereka.

Dan ingat bahwa mereka bukan hanya sekedar sahabat wanitamu,  tetapi mereka akan menjadi saudara, anak dan yang lainnya. Kau  akan membutuhkan sosok wanita yang lain. Wanita selalu  begitu."

"Sungguh nasihat yang aneh," pikir si wanita muda. "Bukankah  aku baru saja menikah?
Bukankah aku baru saja bergabung dalam  dunia pasangan-pasangan muda? Sekarang saya adalah seorang istri, orang  dewasa,bukan anak perempuan kecil yang memerlukan teman main perempuan  lainnya! Tentu saja keluarga yang akan kami bina dapat membuat hidup saya  lebih berarti."

Tetapi, ia mendengarkan nasihat ibunya; ia  terus berhubungan dengan sahabat-sahabat wanitanya dan bertemu dengan  semakin banyak sahabat setiap tahun. Ketika tahun demi tahun berlalu,  ia mulai merasakan betapa benar nasihat yang diberikan ibunya. Ketika  waktu dan keadaan mengubah keberadaan mereka sebagai wanita dengan segala  misterinya, sahabat-sahabat wanitanya tetap berada dalam  kehidupannya. Setelah hidup selama 50 tahun dalam dunia ini, inilah  fakta-fakta yang saya dapatkan dari memiliki sahabat wanita: 
                               
Sahabat  wanita akan menjaga rahasiamu.

Sahabat wanita akan memberikan nasihat  ketika kau membutuhkannya.

Sahabat wanita tidak selalu mengatakan apa  yang kau lakukan benar, tetapi mereka bersikap jujur.

Sahabat wanita  akan terus mengasihimu, meskipun ada perbedaan pendapat.

Sahabat  wanita akan tertawa bersama-sama denganmu, dan lelucon kosong sama sekali  tidak diperlukan hanya untuk sebuah tawa.

Sahabat wanita akan menolongmu  keluar dari hubungan-hubungan yang buruk.

Sahabat wanita menolongmu  mencarikan rumah tinggal yang baru, membantu mengepak barang dan  pindah.

Sahabat wanita akan membantu membuat sebuah pesta untuk  anak-anakmu ketika mereka menikah atau memiliki anak, manapun yang lebih  dulu terjadi.

Sahabat wanita akan selalu berada di sampingmu, dalam  suka maupun duka.

Sahabat wanita akan menempuh badai, topan, panas,  dan kegelapan untuk mengeluarkan kau dari keputusasaan.

Sahabat wanita  akan mendengarkan ketika kau kehilangan pekerjaan atau seorang  kawan.

Sahabat wanita akan mendengarkan ketika anak- anakmu  mengecewekanmu.

Sahabat wanita akan menangis bersamamu ketika orang  yang dikasihimu meninggal.

Sahabat wanita menghiburmu ketika  kau dikecewakan oleh banyak pria di dalam kehidupanmu.

Sahabat  wanita membantumu untuk bangkit kembali ketika pria kau cintai  pergi
meninggalkanmu.

Sahabat wanita senang ketika mereka  melihatmu bahagia, dan bersedia mencari dan melemparkan apa yang tidak  membuatmu bahagia.

Waktu berlalu...Kehidupan berjalan..
Jarak  memisahkan.. .Anak-anak beranjak dewasa..
Cinta hilang dan pergi..Hati yang  hancur..
Karir berakhir..Pekerjaan berganti..
Orang tua  meninggal..Rekan- rekan melupakan
kebaikan..
TETAPI, sahabat-sahabat wanita  akan terus
mendampinginmu, meskipun waktu dan jarak
yang terpaut sangat  jauh. sahabat wanita tidak
akan lebih jauh dari orang-orang  yang
membutuhkan.

TERIMA KASIH SAHABAT..... .....

nb: foto sebagian sahabatku.


Blog EntryKebakaran pesawat garuda Jakarta-jogjakartaMar 6, '07 9:50 PM
for everyone

Belum sempat bernapas membaca berita gempa bumi di sumatra....barusan lihat berita di TV menyiarkan breaking news kecelakaan pesawat garuda jakarta-jogjakarta terbakar.

Diantara penumpangnya ada 2 orang Jepang yang menjadi korban.

Indonesiaku....tanah tumpah darahku....pada orang Jepang yang aku kenal selalu aku promosikan. Kenapa malang nasibmu.....belum kering airmata karena bencana yang satu..2,3,4 bencana menyusul bertubi-tubi.

Kapan air mata ini kan mengering????


Blog EntryProyek musim dinginMar 2, '07 5:33 PM
for everyone

Badan masih lemas karena kaze tapi proyek musim dingin harus tetap berjalan. Setelah sebentar melihat Hinamatsuri di TKnya Ito ( pingin lihat ito senang ibunya lihat dia pentas), jam 11.30 aku harus segera pergi walau hinamatsuri belum selesai.

Musim dingin kali ini sudah akan berlalu, tapi proyekku masih belum selesai. Dulu sebelum menyusul suami sudah diingatkan untuk membereskan gigiku. Ada apa dengan gigiku? Yaa..aku yang dari kecil tidak ada yang mengingatkan (menyalahkan orang lain hiks..) untuk rajin menggosok gigi harus merasakan akibatnya.  Gigiku banyak bolongnya ( iihh jadi malu nih ...)

Mulai merasa sakit gigi waktu SMP, sebelumnya sih mungkin dah pernah tapi masih sakit gigi karena mau ganti dari gigi susu ke gigi tetap. Alhamdulillah saat aku SMP sudah punya kesadaran sendiri periksa gigi di puskesmas dekat rumah (walaupun gak ada yang nyuruh lho...iihh meni sombong pisan nyak hihihi)

Dokter gigi Bambang, dokter gigi keturunan yang bertugas dipuskesmas Sunggingan selalu menyapaku dengan ramah. Aku sudah kapok sakit gigi...sejak saat itu kalau ada ngilu2 dikit segera aku ke puskesmas.

Berlanjut sampai sekarang, sebetulnya tidak ada yang sakit...tapi aku kok pingin banget mengecekkan gigiku. Maka dibuatlah proyek musim dingin kali ini aku mereparasi gigi. Dari berbagai pertimbangan aku pilih dokter gigi dekat rumah.

Dimulailah tiap sabtu pagi aku apel ke dokter gigi. Sampai saat ini sudah 3 mushiba (gigi berlubang) direparasi. Sepertinya sampai musim semi ini aku masih harus  apel ke dokter gigi. Malu nih..banyak mushibanya.... 

                                                 Klinik gigiku


Blog EntryKamu harus tahu kapan saatnya berhenti!!Mar 2, '07 8:23 AM
for everyone

Saat badan sudah tak bertenaga, saat tenggorokan kehilangan suara, saat meriang menemani, saat air dihitung tidak mau berhenti....masihkah kau mau ingin menyelesaikan semua?? itulah suara hatiku saat ini.

Ada saatnya tubuh memerlukan rehat...jiwa berkontemplasi. Dia punya hak untuk itu.

Mendekatkan diri pada sang Kekasih....Kekasih sejati....akan menentramkan raga dan jiwaku.

 


Blog EntryBayangan itu .....Mar 2, '07 7:39 AM
for everyone

Sudah lama aku merasakan seringkali saat-saat menjelang tidur, saat terjaga diantara waktu tidur dan bangun tidur berkelebatan bayangan serasa aku ada didunia lain. Dunia setelah dunia nyata ini....

Aku seperti berjalan diatas awan putih....jiwaku melayang disana. Kadang ragaku seperti terkubur didingin dan gelapnya tanah.

Yang menjadi ketakutanku, dengan apa yang aku punya sekarang apakah sudah cukup???Sedangkan pasti saat itu akan tiba!! kapan??? hanya Allah yang tahu.....

Tersadar..ternyata aku masih disini!!!

 


Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help