budi's posts with tag: jepang

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag jepang
Photo AlbumMetik Buah Ceri (Sakuranbo Gari) (23 photos)Jul 3, '08 2:26 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Daerah Yamagata (propinsi tetangganya Miyagi) adalah daerah penghasil buah ceri di Jepang. Disana ada daerah penghasil ceri yang juga dibuat seperti desa wisata. Tiap musim buah ada daerah-daerah tertentu penghasil buah yang menawarkan paket wisata memetik buah.

Ada metik stroberi, ceri, apel, peach, anggur dan bluberi. Tahun kemarin pernah ikut metik stroberi. Tahun ini pinginnya metik ceri sama peach. Karena bapaknya anak-anak lagi sibuk banget, akhirnya nyari temen barengan. Kebetulan keluarga pak Suntoyo bisanya kesana hari rabu. Kebetulan minggu ini cuaca cerahnya hari rabu. Dan ini minggu terakhir paket wisata metik ceri.

Ito aku bujuk-bujuk ijin sekolah gak mau, mana dia tidak suka ceri. Ya udahlah sama Lula aja. Kan rugi kalo ngajak ito tapi gak mau makan. Bayarnya lumayan je hehehehe...Akhirnya ito sekolah, bapaknya ngelab, aku sama Lula jalan-jalan. Perjalanan naik kereta hampir 1,5 jam. PP 3 jam.

Sampai ditempatnya kita akan ditunjukkan oleh petuga ke kebun yang mana yang harus kita tuju.Tapi terobati dengan asyiknya suasana dan makan sekenyangnya buah ceri. Cuma kita gak boleh bawa pulang.


Photo AlbumYukata (kimono musim panas) Party (26 photos)Jun 2, '08 2:47 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Hari minggu 1 Juni 2008, Ladybird(salah satu grup voluntir untuk orang asing) Sendai mengadakan yukata party. Yukata adalah kimono untuk musim panas. Yaa..udara di Sendai akhir-akhir ini mulai menghangat. Walau kadang masih suka tiba-tiba dingin lagi.

Kebetulan hari minggu cuaca bagus dan hangat. Pas banget untuk yukata-an. Beruntung karena beberapa hari sebelumnya hujan dan udara dingin sekali. Seneng banget karena yukata-an dikaikan (international house) yang lumayan deket rumah dan hari minggu (keluarga bisa ikut).

Terima kasih buat pak Bob (http://flickr.com/photos/22782764@N08/) dan pak Sun ( )http://www.flickr.com/photos/21947353@N08/ yang sudah berkenan aku gangguin minta difoto. Habis kameranya kereen sih hehehe....

Photo AlbumTulip di Taman Michinoku (2008) (29 photos)Apr 28, '08 8:40 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Setelah sakura berguguran, giliran bunga tulip bermekaran. Hampir disemua tempat disekitar rumah ada bunga tulip. Kebun-kebun tetangga meriah dengan tulip warna warni. Seneeeenng lihatnya....kehati ikut cerah ceria. Mata juga terasa terang setelah hampir selama disuguhi pemandangan suram.

Mumpung udara juga mulai hangat (sebentar lagi sudah mulai panas) kami sekeluarga bersama beberapa teman menyempatkan ke Michinoku koen(taman michinoku). Disana kita bisa sepuasnya menikmati keindahan aneka warna tulip. Anak-anak juga bisa main sepuasnya. Sehari terasa belum cukup.

Kebetulan memasuki golden week ada tiket diskon (eco bus). Dimana dengan membeli tiket seharga 1000yen untuk dewasa dan 500yen untuk anak-anak, kita bisa pergi kemana saja seharian didaerah Miyagi naik bus. Kalau harga normal sekali jalan ke Michinoku sudah habis 1050yen. PP sudah 2100yen. Lumayan iritkan???

Terima kasih teman-teman atas kebersamaannya. Special thanks buat Om Bintang ( http://bintang82.multiply.com/) yang udah bersedia jadi fotografer buat foto keluarga dan foto narsisku hehehe...Juga buat pak Dida(http://www.flickr.com/photos/wardana/) yang mengijinkan foto barengnya aku pajang disini. Tak lupa buat Pak Sun (http://www.flickr.com/photos/21947353@N08/) thanks atas foto kerennya saat kita bersepeda dan naik perahu.

Photo AlbumTerjebak Badai Salju (17 photos)Feb 26, '08 1:16 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Pernah membayangkan terjebak badai salju?? setidaknya pernah mendengar orang terjebak badai salju?? yaa..itulah yang kami alami minggu kemarin. Tapi tidak sampai harus diselamatkan helicopter sihh hehehe...

Rencana sudah dirancang lama, bersama teman-teman berencana melihat monster tree di Zao daerah Yamagata. Persiapan sudah matang. Tapi cuaca dari hari jumat sepertinya agak mengkhawatirkan. Daerah Yamagata dan Miyagi kedatangan tamu badai salju. Masih berharap hari minggu cuaca membaik.

Ternyata pagi harinya, badai masih bertiup lumayan kencang. Diramalan cuaca sebenarnya siang mulai cerah. Dengan menyewa 2 mobil kami berangkat jam 9.30. Begitu mau masuk jalan tol, ternyata semua akses ke Zao ditutup. Mobil-mobil memutuskan berhenti menunggu badai reda.

Mencoba mencari tempat ski yang lain, yaitu izumigatake. Tempat ini tidak perlu lewat tol dan relatif dekat. Sampai diatas ternyata badai begitu kencangnya. Tetap saja tidak memungkinkan untuk sekedar main prosotan apalagi ski. Dan yang penting disini tidak ada tempat main anak dalam ruangan yang hangat.

Kepalang tanggung akhirnya melanjutkan perjalanan ke st Mary. Perjalanan lumayan lancar, cuaca juga semakin cerah. Tapi ternyata belum direstui untuk bisa main salju. Tinggal beberapa meter sampai ditempat, badai salju datang lagi. Terpaksa semua mobil berhenti. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya kita memutuskan kembali saja.

Untuk mengobati kekecewaan kahirnya kita mampir ke Michinoku koen. Biasanya di Michinoku saat musim dingin ada yuki matsuri juga. Tapi tahun ini memang salju sedikit. Mungkin turun terus cair seperti di Sendai. Saljunya malah tebal di Sendai waktu kita pergi. Walaupun tidak jadi lihat monster tree tapi kebersamaan dan guyonan selama perjalanan tidak mengurangi kebahagian kami.

Photo AlbumHina Matsuri (20 photos)Feb 25, '08 7:36 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Hina Matsuri adalah perayaan setiap tanggal 3 Maret di Jepang yang diadakan untuk mendoakan pertumbuhan anak perempuan. Keluarga yang memiliki anak perempuan memajang satu set boneka yang disebut hinaningyo.

Satu set boneka terdiri dari boneka kaisar, permaisuri, puteri istana (dayang-dayang), dan pemusik istana yang menggambarkan upacara perkawinan tradisional di Jepang. Pakaian yang dikenakan boneka adalah kimono gaya zaman Heian.

Walaupun disebut matsuri, perayaan ini lebih merupakan acara keluarga di rumah, dan hanya dirayakan keluarga yang memiliki anak perempuan. Perayaan ini sering disebut Festival Boneka atau Festival Anak Perempuan karena berawal permainan boneka di kalangan putri bangsawan yang disebut hiina asobi (bermain boneka puteri).

Mall-mall dan pusat keramaian mulai sering diperdengarkan lagu Hinamatsuri. Sekolah-sekolah dan pusat kegiatan rakyat juga banyak yang mengadakan kegiatan hinamatsuri. Diantaranya bersama Morigrup (voluntir untuk mahasiswa asing) hari Senin 25 Pebruari mengawali kegiatan hinamatsurinya dengan membuat boneka hinamatsuri dari kertas origami.



sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Hinamatsuri

Blog EntryTahun Baru-an A la Orang JepangDec 28, '07 3:26 AM
for everyone

Diawali dengan makan kue mochi. Kalo dulu dibuat dengan beras ketan dikukus dan ditumbuk menjadi kue mochi (dibuat jadi semacam ceremony, namanya mochitsuki), sekarang bisa dibeli di supermarket, dikemas sedemikian rupa, sebelum dimakan bisa dibakar atau dikukus dulu, kemudian dimakan dengan bubuk kacang kedelai,selai kacang merah atau souyu. Rasanya .... enak....

 

 

 

 

Mochi ini juga dibuat menjadi suatu dekorasi tahun baru yang namanya kagami mochi dan banyak dijual di toko. Setelah itu dilanjutkan dengan makan soba (buckwheat noodles) yang melambangkan umur panjang, sambil menonton acara musik "kohaku uta gassen" yang merupakan acara musik akhir tahun yang lumayan populer dan banyak diminati.

 

 

 

 

 

Mendekati tengah malam dilanjutkanke kuil untuk berdoa (hatsumōde). Di sana ada ritual jamuan minum teh juga. Pagi-pagi tgl 1 Januari pada pergi ke tepi pantai untuk melihat terbitnya matahari pertama di tahun baru (hatsuhinode). Siangnya ke kuil lagi. Dari tgl 1-3 Januari, kuil-kuil akan ramai dikunjungi. Mereka menaruh harapan agar di tahun yang baru ini kehidupan mereka akan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.

Ngintip di wiki, ternyata ada beberapa kegiatan lagi yang orang Jepang lakukan untuk memperingati hal2 yang pertama di tahun baru, seperti shigoto-hajime (仕事始め, pekerjaan pertama), keiko-hajime (稽古始め, the first practice of the new year), hatsu-yume (初夢, mimpi pertama), waraizome (senyum pertama, mengawali tahun baru dengan tersenyum diharapkan akan memberikan kebaikan di sepanjang tahun). Banyak juga ya, hal2 yang pertama diperingati.

Di Jepang juga punya kebiasaan membagi uang ampaw ke anak2 di tahun baru, namanya otoshidama (お年玉). Selain itu, ada juga kebiasaan mengirimkan kartu pos tahun baru (年賀状, nengajō). Para ibu biasanya juga membuat masakan khas tahun baru (osechi-ryouri お節料理, ozōni お雑煮).

Menjelang tahun baru, di pintu2 depan rumah akan dipasang suatu dekorasi tahun baru khas Jepang yg terbuat dr bambu dan pinus, namanya kadomatsu (門松), yang bertujuan agar di tahun tersebut Tuhan datang ke rumah dengan harapan di tahun itu orang2 di dlm rumah diberi kebahagiaan dan kemakmuran.

 

Dua minggu kemudian, di Hachiman jinja, kuil terbesar di Sendai, diadakan acara Dontosai (bonfire festival). Masyarakat akan membakar kadomatsunya dan berharap diberi kesehatan yang baik di tahun yang baru.

 

 

 

 

 

Ohya, tidak ketinggalan untuk urusan shopping, di sini toko2 mengadakan sale gede2an menyambut tahun baru, namanya hatsuuri (初売り, penjualan pertama). Siap2 nih, buat yang mau borong.

Ucapan selamat tahun baru ala Jepang: (新年)あけましておめでとうございます ((shinnen) akemashite o-medetō-gozaimasu) Happiness to you on the dawn (of a New Year).

Sumber dari : sini (Thanks buat mba April)

 

 


ddd
dThumbnaild
ddd
Saat di Kyoto sebelum pulang dari stasiun Kyoto kita sempat melihat Kyoto Tower yang terletak persih didepan sta Kyoto. Kyoto Tower adalah gedung setinggi 131 meter.Dasar bangunan dimanfaatkan untuk hotel dan pertokoan.

Saat di Osaka setelah dari Banpaku koen kita sempat diajak kang Doni ke Umeda Sky Building. Umeda Sky Building termasuk 7 bangunan tertinggi di Osaka dan menjadi salah satu landmark kota Osaka. Terdiri dari 2 bangunan 40 lantai dihubungkan dengan jembatan dan eskalator.

Untuk masuk keatas gedung kita membayar 250yen perorang. Dari atas gedung kita bisa melihat luas dan ramenya kota Osaka. Dimalam hari akan lebih indah karena bisa melihat kota Osaka bermandikan cahayapaginya sebelum pulang ke Sendai kita sempat kopdaran bareng keluarga mba Elsye. Rencana awal mau ketemu dirumah teh Ila tapi karena sudah mepet kita alihkan ke bandara walaupun sudah sampai ketempat teh Ila tapi tidak jadi masuk rumah. Akhirnya kita ngobrol dan menikmati pastel bawaan mba Elsye dibandara.

Terima kasih banyak Teh Ila sekeluarga dan mba Elsye sekeluarga yang sudah banyak kita repotin. Semoga bisa ketemu lagi dilain waktu. Salam sayang buat semuanya (Srinug, Budiyati, Ito dan Lula).


Photo AlbumBanpaku Koen (Taman) (24 photos)Nov 30, '07 8:20 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Hari ke-3 rencana semula akan ke Kyoto lagi bareng keluarga teh Ila ke acara keluarga ceria daerah Kansai. Dilanjut jalan-jalan ke Gion dan sekitarnya. Tapi kayaknya kasihan anak-anak terutama ito dan Lula sudah capek karena hari sebelumnnya full main di USJ. Akhirnya setelah dijemput kel teh Ila di hotel jam 10 kita memutuskan jalan-jalan sekitar Osaka saja. Diantaranya Banpaku Koen (taman).

Banpaku koen terletak disisi timur bukit Senriyama yang merupakan pusat kota Osaka bagian utara. Dulunya merupakan bekas lokasi expo tahun 1970. Yang kemudian dimanfaatkan untuk tempat wisata. Untuk mencapai kawasan ini bisa dengan kereta monorail. luasnya mencapai 264 hectare, tidak cukup sehari untuk menikmati semua sudut taman. Kita naik kereta taman hanapopo (sayang gak sempat kefoto) untuk mengelilingi taman. Sisi bagian selatan ada Expo land yang berisi berbagai permainan anak-anak diantaranya roller coaster, yang beberapa waktu sempat heboh karena ada kecelakaan yang menyebabkan satu orang meninggal.

Bagian utara terdapat taman-taman khas Jepang, taman-taman bunga sesuai musim dengan bangunan untuk minum teh. Ada juga museum anthropology yang berisi keanekaragaman budaya di dunia, dan museum seni.

Landmark taman ini adalah patung matahari, konon arsiteknya adalah pemuja dewa matahari. Saat kita kesana sedang ada lomba mobil bertenaga surya. Pas banget dengan tema taman, matahari.


Photo AlbumUniversal Studio Japan di Osaka (32 photos)Nov 28, '07 8:21 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Tanggal 22 November 2007 hari kedua paket wisata kita di Kyoto dan Osaka. Saatnya ito menikmati permainan dan atraksi di Universal Studio Japan(USJ) Osaka. Kebetulan kita menginap di Keihan Hotel Universal City yang berada di dalam komplek USJ. Tinggal keluar hotel jalan 2 menit sudah sampai di depan pintu masuk USJ.

Tiket masuk perorang 5.800 yen. Karena kita menginap di hotel USJ langsung beli di hotel dan dapat diskon 800yen. Walaupun hari itu bukan hari libur tapi karena jumatnya libur, pengunjung penuh banget. Gak kebayang deh kalo hari libur. 1 jam sebelum pintu masuk dibuka antrian sudah ratusan orang. Ada beberapa atraksi dan film unggulan di USJ yaitu Spiderman, Hollywood Dream Ride (roller coaster), Shrek, Backdraft, ET Adventure, Terminator, Back to the future, Jurassic Park dan Jaws. Sehari sepertinya tidak cukup kalau mau masuk semua.

Karena untuk masuk ke tiap gedung antriannya bisa 30 sd 1 jam sendiri. Belum film dan atraksinya yang rata-rata butuh waktu 15 sd 30 menit. Kalau tidak mau antri bisa membeli tiket tambahan boklet yang bisa memilih mau yang berisi 4 atraksi atau 7 atraksi. Yang 4 atraksi harga pertiket 2200 yen sedangkan untuk 7 atraksi 3700 yen. Kita memutuskan beli yang 7 atraksi dapat diskon dari hotel 700yen.

Untuk anak bayi dibawah 3 tahun tidak boleh masuk kecuali di land of oz dan water world karena berbahaya. Makanya saya dan bapak bergantian menemani ito. Karena Lula tidak boleh masuk.Tapi di luarpun tidak akan bosan karena banyak atraksi yang lucu. Sepeti tempat-tempat yang lain di Jepang bulan-bulan sekarang sedang heboh nuansa natal. Di USJ juga begitu.

Film-film yang ditampilkan adalah 4 dimensi di mana penonton seperti ikut dalam cerita. Saat ada adegan terbang, melayang, lari dan menuju masa depan kita seperti benar-benar ikut terbawa. Penonton bebas berteriak dan mengekpresikan emosinya. Siap-siap juga pada pakai mantel hujan agar tidak basah. Kita karena tidak tahu yaa..basah dikit deehhh....

Tengah hari kita kembali ke hotel untuk sholat dan makan siang. Saat keluar tangan kita diberi stempel agar saat masuk lagi tidak usah bayar. Atraksi berakhir jam 6 sore kecuali Peterpan yang baru dimulai jam 7 malam. Tapi kita sudah pada capek dan udara pantai dingin sekali.

Lebih baik istirahat karena esoknya kita masih ada acara bareng keluarga teh Ila.

Photo AlbumKiyomizudera (Kuil Air Suci) (32 photos)Nov 27, '07 7:21 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Kiyomizu-dera dibangun tahun 1633. Kuil ini mengambil nama dari air terjun yang mengalir ditebing bukit. Kiyomizu artinya air murni atau suci. sedangkan dera =tera artinya kuil. Kyoto identik dengan Kiyomizudera. Orang yang berwisata ke Kyoto belum lengkap rasanya kalau belum mengunjungi kiyomizudera. Diantara 2000-an kuil besar dan kecil yang tersebar di Kyoto Kiyomizudera adalah kuil utama dan terbesar di Kyoto( atau mungkin di Jepang).

Bangunan utama dari kiyomizudera adalah beranda yang sangat luas yang disangga oleh ratusan pilar. Konon pada masa edo ada suatu tradisi dimana apabila orang bisa selamat melompat dari beranda kuil ke bawah yang tingginya 13 meter akan diberi penghargaan dan diberkahi. Tanaman dibawahnya akan berfungsi menjadi matras bagi para pelompat. Selama periode Edo tercatat 234 pelompat dan 85,4%-nya selamat.

Kuil ini juga menjadi tujuan bagi para pelajar berdoa yang mengharapkan kelulusan sekolahnya. Dibawah bangunan utama ada air terjun Otowa no taki yang terdiri dari 3 aliran yang menuju ke taman. Pengunjung yang meminum air suci tersebut diyakini akan mendapat 3 kemujuran dalam hal kesehatan, panjang umur dan sukses studi.

Di komplek kuil ada juga kuil-kuil khusus diantaranya Jishu jinja yang dipersembahkan untuk Okuninushino-Mikoto sang dewa cinta. Jishu-jinja mempunyai sepasang batu cinta yang terpisah 18 meter. Apabila seseorang berjalan dengan mata tertutup dari batu satu ke batu lainnya dan berhasil diyakini akan menemukan cinta sejatinya cihuiiiii...

Didalam komplek kuil banyak juga hal-hal menarik diantarnya pendongeng, dupa perapian dan o-mikuji (jimat keberuntungan). Sepanjang jalan masuk komplek juga banyak penjual cinderama dan makanan khas Kyoto. Saat musim gugur dan musim semi pengunjung tumpah ruah menikmati keindahan Kiyomizudera. Melihat pemandangan dari beranda di musim gugur kita seperti melihat lukisan alam dan serasa disurga.




Photo AlbumKinkakuji (Kuil Emas) (17 photos)Nov 26, '07 9:21 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Melanjutkan cerita disini setelah setelah suami selesai seminar kami ke Kinkakuji. Kinkakuji biasa disebut juga Rokuonji (kuil taman rusa) atau Shariden merupakan sebuah kuil di Kyoto, Jepang. Bangunan ini dibangun pada tahun 1397 sebagai vila peristirahatan bagi shogun Ashikaga Yoshimitsu (25 September 1358 – 31 Mei 1408) adalah Shogun Ashikaga yang ke-3 yang memerintah dari 1368 sampai 1394 selama periode Muromachi di Jepang.

Tahun 1394, Yoshimitsu pensiun dan digantikan oleh anaknya yang menjadi shogun ke-4 yang bernama Ashikaga Yoshimochi. Akan tetapi Yoshimitsu masih memegang kekuasaan atas pemerintahan shogun sampai wafatnya pada tahun 1408. Vila peristirahatannya di Kinkaku-ji (Kuil Paviliun Emas)

Ashikaga Yoshimochi kemudian mengubah bangunan tersebut menjadi kuil Zen dari sekolah Rinzai. Kuil tersebut kemudian terbakar beberapa kali dalam masa perang Onin.

Tempat yang terkenal dari kuil itu adalah paviliun emasnya yang terletak di dalam taman. Keseluruhan paviliun kecuali bagian lantai dasar ditutupi dengan lembaran tipis emas murni, menjadikan kuil itu sangat berharga. Pada atap kuil terdapat fenghuang emas atau burung phoenix.

Bangunan kinkaku terdiri dari 3 lantai. Lantai dasar adalah istana disebut ho sui in. Lantai 2 rumah samurai yang disebut cho on do dan lantai 3 tempat meditasi disebut kukkyo cho. Tahun 1994 Kinkakuji didaftarkan sebagai salah satu world cultural heritage yang harus dilindungi.

Sebenarnya keseluruhan area kuil sangat luas, bisa seharian kalau kita ingin puas menikmati tiap sudutnya. Tapi kita memutuskan hanya sampai kuil emas dan balik ke pintu masuk karena jalan setelahnya naik dan bertangga sedangkan ada Lula dengan babycar-nya, bisa saja kita gendong tapi daripada kecapaian dan waktunya habis mending kita lanjutkan perjalanan ke Kiyomizudera.



Photo AlbumMinum Teh Sambil Mengasuh Anak (17 photos)Nov 15, '07 6:17 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ketiga kalinya menikmati chanoyu (upacara minum teh Jepang), selalu ada yang baru sesuai dengan filosofinya Ichi Go Ichi E. Kitayama shimin senta(pusat kegiatan rakyat wil Kitayama) bekerja sama dengan kelas bahasa yang aku ikuti menyambut musim gugur tahun ini mengadakan Chanoyu. Selain peserta kelas bahasa diundang juga ibu-ibu sekitar Kitayama.

Karena acaranya selain chanoyu juga mengasuh anak yang pesertanya ada bayi-bayi maka dilakukan diruangan biasa. Biasanya dilaksanakan diruangan khusus Chisatsu.Walaupun dilakukan diruangan biasa pernak-pernik perlengkapan chanoyu tidak ketinggalan. Sepertinya pamali kalau sampai ditinggalkan. Hiasan dinding (kakejiku), bunga (chabana), kudapan penawar pahitnya teh dan mangkuk keramik sesuai dengan musim.


Karena banyaknya peserta 30-an orang, maka dibagi 3 kelompok. Sementara kelompok satunya minum teh diruangan khusus, kelompok lainnya saling memperkenalkan diri dan ngobrol. Setelah minum teh selesai semua, diadakan acara anak-anak. Diantaranya nyanyi, cerita bergambar, cerita boneka.

Menjadi ibu rumah tangga di Jepang salah satu sarana untuk bersosialisasi adalah kita aktif mengikuti kegiatan yang diadakan shimin senta. Karena tidak ada arisan RT atau PKK ^_^.

Walaupun dilakukan diruangan biasa pernak-pernik perlengkapan chanoyu tidak ketinggalan. Sepertinya pamali kalau sampai ditinggalkan. Hiasan dinding (kakejiku), bunga (chabana), dan mangkuk keramik yang sesuai dengan musim

Dulu pernah aku tulis mengenai chanoyu
disini.

Pertama kali minum teh ini seperti minum jamu daun pepaya sekarang kok lain yaa...hanya satu komentarku Oishikatta!! uenaakkk..

ddd
dThumbnaild
ddd
Kalau orang islam mengenal ziarah dan haji, orang Jepang juga ada kegiatan seperti itu. Biasa disebut sankei, henro atau junrei yang artinya perjalanan ke tempat suci. Tempat suci itu biasanya kuil-kuil agama Budha. Kepercayaan orang Jepang yang dominan adalah shinto yang dipengaruhi oleh budha

108 adalah angka yg penting dalam ajaran budha. 108 adalah angka kesabaran, yang menggambarkan hubungan manusia dengan ikatan roda samsara. 108 adalah jumlah bunyi lonceng yg dibunyikan tiap akhir tahun ganjil, yang secara simbolik membersihkan semua kesalahan yg telah diperbuat. 108 adalah jumlah bulir tasbih budha,108 adalah jumlah kuil suci untuk ziarah. Dan di Jepang terdapat 108 kuil suci, salah satunya di Yamadera.

Dalam kepercayaan Jepang kuno, bukit berbatu spt di Yamadera melambangkan batas antara kehidupan dunia dan akhirat. Pendeta budha yg bernama Jikaku Daishi Ennin memulai membangun kuil ini pada tahun 860-an. Ada 40 kuil yang dibangun. Kuil pertama dan utama bernama Konponchudo.

Untuk mencapai Oku no in kuil tertinggi kita harus melewati 1100 tangga. Sepanjang perjalanan kita akan melewati hutan dan bukit berbatu.Di tengah perjalanan sebelum puncak ada pintu gerbang dengan 2 patung besar didalamnya
.
Setelah pintu gerbang jalan bercabang dua. Jika belok kiri kita akan menuju ke tempat dimana kita bisa menikmati pemandangan bawah yang menakjudkan. Ke kanan kita menuju kuil-kuil sebelum sampai ke O ku no in.

Sepanjang perjalanan kita juga akan menemukan puisi-puisi yang ditulis didinding-dinding bukit yang berbatu yang disebut Semizuka. Puisi tersebut ditulis oleh seorang penyair Haiku yang bernama Matsuo Basho. Beberapa peninggalan Basho sudah hilang karena banyaknya pengunjung tapi suasana dan keindahan kuil masih bisa dirasakan oleh pengunjung.

Menikmati musim gugur di Yamadera selain menikmati keindahan alamnya, kita juga bisa belajar bahwa walaupun sepertinya orang Jepang sudah berusaha melepaskan diri dari agama ternyata kebutuhan spiritualnya masih tinggi. Terlihat bahwa hampir semua pengunjung orang Jepang melakukan ritual keagamaan dikuil-kuil. Manusia memang butuh wisata jasmani dan ruhani salah satunya ke Yamadera.

Sumber : http://www.xs4all.nl/~daikoku/junrei/index.htm

Photo AlbumOpen Kurasu (Open Class) (14 photos)Oct 18, '07 8:51 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Salah satu program kelas bahasa Jepangku adalah praktek ngomong bahasa Jepang dengan orang Jepang. Ini kedua kalinya kelas percakapan diadakan. Selain murid-murid kelas bahasa, senseitachi (para guru) mengundang ibu-ibu Jepang yang punya anak balita disekitar tempat les (kitayama shimin senta = pusat kegiatan rakyat di Kitayama). Selain itu juga mengundang wanita/pria Jepang yang bersuamikan orang asing.

Acaranya macam-macam, ada nyanyi lagu Jepang, permainan anak dan ibu, cerita boneka, cerita bergambar dan terakhir dibagi pergrup. Kita dibagi 4 grup sesuai jumlah orang asing yang datang. 1 grup ada 1 orang asing dengan beberapa orang Jepang. Orang Jepang diberi kertas berisi pertanyaan untuk orang asing. Kemudian mereka menceritakan tentang negara asing tersebut. Selain Indonesia, orang asing lainnya China, Jerman dan Brazil.

Ada cerita yang cukup membuat aku sedih, ternyata kelompokku (orang Jepangnya) tidak tahu Indonesia itu dimana. Malah ada yang baru dengar ada negara Indonesia. Tapi begitu aku sebut Bali mereka baru ngeh....ternyata Bali bagian Indonesia..duuhhh....

Blog EntryProsedur Baru Masuk JepangSep 21, '07 7:05 AM
for everyone

Punya rencana wisata ke Jepang?? atau ada kerabat yang ingin ke Jepang??
Dapat info bahwa akan diberlakukan prosedur baru apabila ingin ke Jepang. Masih ada hubungannya dengan terorisme (sedih sebetulnya karena kalau berhubungan dengan terorisme  cenderung dihubungkan dengan islam) maka mulai bulan November 2007 ini akan diberlakukan prosedur baru di kantor imigrasi bandara internasional  Jepang bagi orang asing yaitu:
  1. Menunjukkan pasport (sama seperti sebelumnya)
  2. Diambil sidik jari (kedua jari telunjuk)
  3. Foto wajah (facial photograph)
  4. Short interview
  5. Terima pasport kembali.
Dikecualikan dari pemeriksaan bagi :
  1. Apabila usia di bawah 16 th
  2. Permanent Resident
  3. Diplomat dan tamu negara
Untuk lebih jelasnya bisa lihat di sini

Blog EntrySalah KelasSep 13, '07 2:23 AM
for everyone

 

                                    

                                               Senseiku yang sebenarnya Goto sensei

Hampir dua bulan libur musim panas, les bahasa Jepangku juga libur. Sebetulnya kemarin hari Jumat hari pertama masuk les. Karena ada Taifu/angin topan, les diliburkan begitu juga anak-anak sekolah. Sebetulnya hari lesku cuma satu kali seminggu yaitu hari Jumat. Sebelum aku ikut kelas yang sekarang, kelas sebelumnya dua kali seminggu yaitu Rabu dan Jumat.

                                       
                                                 (kelas Adanced)

Saking semangatnya belajar, aku kok ingatnya hari lesku sekarang Rabu dan Jumat yaa.. Sampai-sampai saat temanku mau main aku tolak karena Rabu ini ada les. Jam 10.30 les dimulai, jam 10.15 diiringi hujan rintik-rintik aku mengayuh sepeda memboncengkan Lula berangkat les. Ohya ditempat lesku menyediakan tempat penitipan anak. Jadi sementara emaknya belajar anaknya juga belajar bareng sensei dan teman-temannya.

Sampai di Kitayama Shimin Senta tempat lesku, aku segera menitipkan Lula. Agak butuh waktu lama lula bisa ditinggal karena libur lama. Kok anak teman-teman sekelasku belum ada yaa??? tanyaku dalam hati. Mungkin karena hujan pada terlambat, pikirku..

Setelah Lula bisa ditinggal, aku segera ke ruang kelas. Eng ing eeeengggg...lho kok sensei/gurunya lain yaa??? celingak celinguk...trus dikasih tahu sama sensei, bukannya kelasku hari Jumat. Baru ingat!! Iya..khan kelasku hari Jumat aja...kenapa Rabu aku masuk yaaa. Akhirnya karena murid sebenarnya belum datang, aku dipersilahkan masuk.

Akhirnya kita ngobrol kegiatan selama liburan musim panas. Setelah Han san murid aslinya datang, akhirnya aku ditawari ikut aja sekalian. Kebetulan murid lainnya gak dateng. Yaaa...udah akhirnya aku gabung dikelas advanced. Yang sebenarnya aku masih dikelas intermediate. Di kelas advanced bukunya pake kanji, buat Han san bukan masalah karena dia dari China, dimana di China tulisannya juga kanji. Lha aku....kepayahan mengikuti pelajarannya. Kapook deeh....

                                                                                           Aku dan Han san


ddd
dThumbnaild
ddd
Hari Sabtu 18 Agustus, di komplek tempat tinggal ada acara O Bon Matsuri. Di hari yang sama tapi beda jam aku dan suami juga mendapat undangan mentas di O Bon Matsuri di komplek tetangga. Sebetulnya aku tidak terlalu ingin tahu apa sih O bon itu, cuma pas main ke kitayama shimin senta (pusat kegiatan rakyat) diajak ngobrol sama staf disana yang kebetulan akrab denganku. Karena seringnya aku main kesana hehehe...

Awalnya dia nanya waktu libur musim panas aku mudik enggak? aku jawab enggak karena mahal diongkos.Ujung-ujungnya malah cerita tentang O Bon yang selalu dirayakan orang Jepang waktu libur musim panas. Karena nangkep ceritanya setengah-setengah jadi penasaran nyari di goggle.

O Bon ternyata upacara untuk menyambut arwah leluhur. Orang Jepang percaya arwah orang yang meninggal pulang untuk merayakan Obon ke rumah yang pernah ditinggalinya. Pada tanggal 13 Agustus, anak cucu yang mengharapkan kedatangan leluhur membuat api kecil di luar rumah yang disebut Mukaebi untuk menerangi jalan pulang bagi arwah leluhur. Pada masa lokasi makam masih berdekatan dengan lokasi permukiman, orang zaman dulu sering harus pergi sampai ke makam untuk menyambut kedatangan arwah leluhur.

Setelah arwah leluhur sampai di rumah yang dulu pernah ditinggalinya, pendeta agama Buddha dipanggil untuk membacakan sutra bagi arwah leluhur yang baru saja datang. Sutra yang dibacakan oleh pendeta Buddha sewaktu Obon disebut Tanagyō karena dibacakan di depan altar berisi barang persembahan yang disebut shōrōdana (shōryōdana) atau tana.

Pada tanggal 16 Agustus, arwah leluhur pulang ke alam sana dengan diterangi dengan api yang disebut Okuribi.


Bon Odori (tarian bon)

Acara menari bersama yang disebut Bon Odori (tari Obon) dilangsungkan sebagai penutup perayaan Obon. Pada umumnya, Bon Odori ditarikan bersama-sama tanpa mengenal jenis kelamin dan usia di lingkungan kuil agama Buddha atau Shinto. Konon gerakan dalam Bon Odori meniru arwah leluhur yang menari gembira setelah lepas dari hukuman kejam di neraka.

Bon Odori merupakan puncak dari semua festival musim panas (matsuri) yang diadakan di Jepang. Pelaksanaan Bon Odori memilih saat terang bulan yang kebetulan terjadi pada tanggal 15 Juli atau 16 Juli menurut kalender Tempō. Bon Odori diselenggarakan pada tanggal 16 Juli karena pada malam itu bulan sedang terang-terangnya dan orang bisa menari sampai larut malam.

Belakangan ini, Bon Odori tidak hanya diselenggarakan di lingkungan kuil saja dan penyelenggaranya sering tidak ada hubungan sama sekali dengan organisasi keagamaan. Bon Odori sering dilangsungkan di tanah lapang, di depan stasiun kereta api atau di ruang-ruang terbuka tempat orang banyak berkumpul.

Di tengah-tengah ruang terbuka, penyelenggara mendirikan panggung yang disebut Yagura untuk penyanyi dan pemain musik yang mengiringi Bon Odori. Penyelenggara juga sering mengundang pasar kaget untuk menciptakan keramaian agar penduduk yang tinggal di sekitarnya mau datang. Bon Odori juga sering digunakan sebagai sarana reuni dengan orang-orang sekampung halaman yang pergi merantau dan pulang ke kampung untuk merayakan Obon.

Belakangan ini, jam pelaksanaan Bon Odori di beberapa tempat yang berdekatan sering diatur agar tidak bentrok dan perebutan pengunjung bisa dihindari. Terbukti dikomplekku dan tetangga kampung beda jam walau harinya sama. Penyelenggara Bon Odori di kota-kota sering mendapat kesulitan mendapat pengunjung karena penduduk yang tinggal di sekitarnya banyak yang sedang pulang kampung. Ada juga penyelenggara yang sama sekali tidak menyebut acaranya sebagai Bon Odori agar tidak dikait-kaitkan dengan acara keagamaan

Karena paginya hujan, O bon matsuri yang biasanya diadakan ditanah lapang terpaksa ngungsi ke gedung olahraga.

Blog EntryRoad To Japan (Belajar dan Bekerja di Jepang)Jul 31, '07 7:34 AM
for everyone

                                 

Sering mendapat pertanyaan dari saudara dan teman tentang sekolah dan bekerja di Jepang tergerak membuat tulisan ini. Dirangkum dari diskusi di milis dan berbagai sumber. Seandainya ada info tambahan atau teman MPers juga mau berbagi silahkan saja. Mungkin akan berguna buat teman-teman yang membutuhkan.

Mahal dan terbatasnya pendidikan  dan sempitnya lapangan pekerjaan di tanah air, luar negeri bisa menjadi alternatif. Jepang  sebagai negara yang terkenal maju teknologi, industri dan pendidikannya menjadi salah satu tujuan favorit.. Tapi untuk bisa menembus lapangan pekerjaan atau studi di Jepang bukanlah hal yang mudah. Karena persaingan yang ketat dan persyaratan yang lumayan rumit dibanding negara lain.

Tinggal di Jepang paling enak berstatus sebagai student. Tentunya yang mendapat beasiswa. Karena semua urusan administrasi kedatangan dan biaya hidup ditanggung pemberi beasiswa. Jumlah beasiswa yang diterima biasanya sudah standar untuk hidup sederhana di Jepang. Kalau mau ada tabungan mungkin bisa dengan baito(kerja part time). Dibawah ini link-link road to Japan melalui jalur pendidikan dengan beasiswa :

Ada juga program pertukaran pelajar SMA selama 1 tahun, teacher training 1,5 tahun. Informasinya bisa diperolah di kedutaan Jepang di Indonesia.

Adapun untuk bekerja, untuk skilled labor/tenaga profesional/kantoran agak susah jika tidak punya keahlian bahasa jepang yg level atas. Karena komunikasi tertulis dan bicara banyak dilakukan dalam bahasa Jepang. Kecuali bekerja di perusahaan multinational yg malah mensyaratkan bahasa inggris atau jarang berhubungan dgn klien Jepang. Makanya peluang skilled labor ini banyak diisi oleh WNI yg pernah belajar S1-S3 di Jepang krn mereka selain bahasa Jepangnya sdh baik juga very skilled (engineer/ researcher).

Jalur bekerja ke Jepang yang unskilled labor kebanyakan yg diminta  pekerja pria dg usia produktif (25 thn-35 thn) tapi syarat ini relatif sih ..tiap penyalur beda2. Hanya berhubung skrg banyak kasus yg menimpa TKI di sini, utamanya kabur lalu jd overstay, akhirnya banyak penyalur yang di tutup atau dihentikan kerjasamanya oleh perush Jepang.  

Pekerja asing (kenshusei) biasanya bekerja ditempat yang :

  1. Kiken (berbahaya) Kenapa walaupun berbahaya tetap banyak sekali peminatnya? biasanya pekerja-pekerja itu berasal dari negara-negara miskin atau berkembang. Diantaranya : Indonesia, China, Thailand, Filipina, Brazil, Peru dll. Karena lapangan pekerjaan dinegara asal sangat sedikit bahkan nyaris tidak ada. Dan orang jepang sendiri tidak mau bekerja ditempat Kiken
  2. Kitanai (kotor) Seandainya orang Jepang mau mereka minta bayaran 3 kali lipat dengan orang asing
  3. Kitsui ( Capek/kerja kasar) Orang Jepang sekarang terutama anak mudanya rata-rata tidak mau bekerja kasar. Karena lapangan pekerjaan yang lain masih tersedia.

Pengalaman teman yang pernah bekerja sebagai kenshusei :

Kami merasakan betul bedanya antara sekolah dan bekerja di Jepang. Kasarnya kalau mau dibilang kerja di Jepang itu seperti budak atasan. Tidak ada perbedaan laki2 dan perempuan dalam hal kerja fisik, jam kerja yg selalu lebih lama dari yg ditentukan dgn waktu istirahat selalu lebih pendek dari yg ditentukan dan yg lebih menyesakkan kami dibayar jauuuuhh dibawah gaji orang Jepang.

Awal datang sama sekali tidak pernah terbayang beratnya bekerja disini, namun tidak boleh tidak harus dilakukan. Akhirnya kami terbiasa juga dgn pola kerja di Jepang. Alhamdulillah kami bisa ambil hikmah banyak dari itu semua. Kami berdua jadi lebih disiplin, menghargai waktu dan tidak cengeng.

Untuk menembus Jepang dari jalur ini bisa melalui :

  • Program tenaga kerja Indonesia-Jepang (CEVEST). http://www.cevest.or.id/
  • IMM yg testnya lewat depnaker daerah ( pernah baca di koran ada test IMM di depnaker sultra dan jateng ). Biasanya yg dicari pria bukan wanita. Karena memang pekerjaan yg dilakukan akan berat sekali seperti bekerja di pabrik besi, mengelas, mengecor dll. Sayangnya sejak tahun lalu kalau tidak salah...sudah dihentikan oleh pemerintah kita, karena banyaknya aduan dari perush2 Jepang, kalau pekerja dari IMM banyak yg kabur dan overstay. Aalasan TKI kabur macam2. Diantaranya tidak puas dg gaji yg kecil dan tidak sesuai seperti yg dijanjikan penyalur, potongan gaji yg cukup besar oleh penyalur/broker, kehidupan sehari2 yg minim, perilaku perush yg kurang baik, tergiur gaji teman yg overstay, dll.
  • lewat jalur "magang" alias trainee "beneran" krn perusahaan Jepang tsb punya cabang di indonesia. Seperti dari national-panasonic, toyota, dll.
  • Bisa juga lewat agen2 TKI utk pekerjaan di restoran tapi kalo perempuan sangat riskan jika bekerja di jepang lewat jalur agen ini. Seringnya mereka masuk dgn visa budaya/seni tapi nanti bekerjanya malah di karaoke dan bar. Ada juga yg malah terjebak jaringan prostitusi / trafficking ( kasusnya pernah masuk mainichi ). Bagi yg pria pun perjuangannya juga berat krn harus mengeluarkan dana yg sangat besar hingga puluhan juta. Banyak yg terjerat rentenir walaupun akhirnya sedkit demi sedkit bisa menyicil dgn berat bahkan banyak yg akhirnya bunganya lebih besar dari pokok pinjaman sehingga sampai frustasi krn sepertinya tdk pernah lunas.
  • Dengan visa pelajar misalnya lulus SMA-S1, trus mencari visa utk sekolah/belajar bahasa jepang tetapi selain belajar juga sambilan bekerja di pabrik. Atau memakai visa nihonggo gakko(kursus bahasa) kemudian setelah selesai, cari perusahaan yg mau terima kerja dan proses pindah visa ke visa kerja untuk 1 tahun dan bisa perpanjang setahun-setahun.
  • Lewat penyalur bekerja selama masa kontrak, pulang terlebih dahulu ke Ina beberapa saat. kemudian sekolah Nihongo gakkou 1thn dan dilanjutkan sekolah senmon gakkou 2thn. Yang ini sangat sulit tapi ada yang bisa. karena  proses pindah dari status kenshushei (pekerja) ke gakusei (pelajar) sebetulnya tidak bisa. Alasan pihak imigrasi Jepang adalah para kenshusei itu terikat kontrak kerja antara pemerintah Jepang dan Indonesia. Di mana pada isi kontrak itu, mereka harus pulang sesudah mendapat training (2-3 tahun). Dan tidak ada ijin yang memperbolehkan mereka pindah visa langsung or tidak langsung. Sekarang ini para kenshusei mengeluh karena sulit sekali kembali ke Jepang. Bahkan jalan kembali ke Jepang sepertinya tertutup, hanya karena sebelumnya visa yang mereka pegang adalah 'kenshusei'. Walaupun tujuan berikutnya untuk belajar...sedih yaaa. Untuk kembali ke Jepang terpaksa deh umpet umpetan identitas. Bikin baru alias memalsukan identitas diri.

  • Saat ini di daerah tertentu seperti Futagawa-Toyohashi, Shimizu, Nagano, Fuji dan Kanazawa ada juga pekerja perempuan, hanya mereka disalurkan lewat SMEA dimana mereka sekolah. penyalurnya ini bernama JIC. Jadi mereka disalurkan lewat sekolah dan di kontrak selama 3 tahun.

  • Untuk pekerja perempuan lebih baik disarankan utk tidak melewati penyalur2 swasta. karena sangat banyak kasus jual beli wanita di sini dg kedok penyaluran TKW. Jangan tergiur  dg pertukaran budaya, kerja menari, karena alasan ini sudah sangat bisa dipahami maksudnya, sebagian besar terjebak masuk ke dunia gelap di Jepang dan sulit utk melepaskan diri.

 

Photo AlbumAjisai No Hana (23 photos)Jul 27, '07 5:14 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Musim panas bunga-bunga banyak mekar. Begitu banyak jenis bunga, salah satu yang menarik perhatianku bunga Ajisai ini. Di Indonesia juga ada tapi namanya apa yaa..aku lupa!! Tapi dilihat-lihat di Indonesia bunganya tidak seindah ini. Warnanya juga lebih banyak variasinya.

Setiap lihat bunga ini dikebun tetangga, ijin numpang motret kalau kebetulan ada orangnya. Kalo gak ada yaa..cuek aja potrat potret asal gak ada anjingnya mah..amannn..

Blog EntryIchi Go Ichi EJul 19, '07 7:43 AM
for everyone
Pertama kali kenal sama kata ichi go ichi e, saat mbak TJ ngasih komen di postingan yang ini. Katanya "Kok namanya mengingatkanku pada slogan minum teh para samurai :"Ichigo Ichie-ye". Karena aku belum ngeh..aku jawab begini: " kalau itu nulisnya "ichi go ichi ye!" artinya "151 ya!" hampir sama kedengarannya ya mbak??" . Jadi ingat komik Wirosableng dengan kapak 151-nya eehh bener gak yaa?? Kapaknya Wirosableng 151...?? Dulu suka nemenin ito nonton sinetron Wirosableng di RCTI.
 
 

Saat ikut Chanoyu diterangkan tentang sejarah chanoyu, mendengar lagi kata Ichi Go Ichi E. Kembali teringat komentar mbak TJ, dan berusaha mencari tahu artinya. Dapat artikel di wikipedia dalam bahasa Inggris, sedangkan inggrisku belepotan mungkin tidak pas menterjemahkannya. Silahkan teman-teman yang lebih paham dalam bahasa Jepang mengoreksi atau menambahkan 

Slogan ichi go ichi e sangat terkenal di Jepang.  Secara kamus Ichi Go Ichi E (IGIE) artinya satu waktu atau satu pertemuan. Sebuah istilah dalam bahasa Jepang yang menggambarkan konsep budaya mereka yang sering dihubungkan dgn Upacara Minum Teh (Chanoyu). Istilah ini sering juga diartikan untuk saat ini, tidak pernah lagi, kesempatan sekali seumur hidup bahasa Inggrisnya one chance in a lifetime. Mengingatkan kepada peserta chanoyu bahwa dalam setiap upacara adalah unik dan tidak terulang. Asal konsep IGIE didasari oleh ajaran budha dan konsep sementara.

 

Istilah ini sering dipakai dalam konsep budo(cara pertempuran/peperangan/pertandingan). Kadang dipakai untuk mengingatkan murid yang  malas atau menghentikan usaha (dalam suatu pertandingan/lomba) ditengah jalan untuk mencoba lagi atau membenarkan tehnik yang salah.Demikian juga dalam perjuangan hidup dan mati tidak ada kesempatan mencoba lagi.  Setiap kesempatan harus dilihat sebagai satu kesatuan dan peristiwa yang menentukan.

 

Kenapa aku tertarik dengan slogan IGIE?? menurut aku falsafah ini sesuai dengan keyakinanku. Bahwa apa yang kita temui dalam hidup ini baik senang  dan sedih, kemudahan dan kesulitan harus kita anggap sebagai suatu hal yang unik. Dan harus kita manfaatkan (ambil hikmahnya) sebaik-baiknya. Karena setiap peristiwa itu belum tentu akan terulang lagi.

 

Kenapa aku tulis di bannerku?? karena apa yang aku posting/bagi di MP ini adalah satu hal yang mungkin tidak akan terulang lagi. Aku berusaha setiap apa yang aku posting sesuatu yang unik (paling tidak untuk diriku sendiri  ). Untuk dokumentasi keluarga, syukur-syukur ada manfaat & hiburan buat sahabat-sahabat. Ehh..kadang juga untuk minta doa ding... 


Pages:123
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help