budi's posts with tag: lula.
Sabtu, 12 Juli 2008 ulang tahun Lula yang kedua. Tidak ada pesta ulang tahun, hanya syukuran sekeluarga. Sebagai tanda syukur kami sebagai orangtua, dikarunia putri yang cantik, sehat, lucu dan pintar. Anak adalah buah hati, dambaan orang tua serta sebagai penyejuk hati. Anak tidak lahir begitu saja, anak terlahir dari buah cinta sepasang hamba Allah. Anak merupakan amanat yang wajib untuk dijaga, diasuh dan dirawat dengan baik oleh orangtua. Setiap amanat akan dimintai pertanggungjawaban baik di dunia ataupun di akherat. Sungguh suatu hal yang tidak ringan. Di ulang tahun Lula yang kedua kami panjatkan doa : “Ya Allah, hamba akan selalu berusaha mendidik dan mengarahkan anak-anak hamba kepada kebaikan, namun Engkaulah Dzat yang maha menguasai hati manusia. Naungilah hati anak hamba dengan kejernihan kasih-Mu, hiasilah hati anak hamba dengan kelembutan cinta-Mu. Patrikanlah dalam qalbu anak hamba semangat untuk selalu menaati agama-Mu. Jadikanlah anak-anak kami menjadi anak yang sholeh dan sholihah. Berikanlah kekuatan dan kesabaran kepada kami untuk mendidik mereka. Hanya kepada-Mu-lah kami berserah diri"
|  | Salah satu tujuanku ikut les bahasa Jepang di Kitayama shimin senta selain agar lebih lancar bahasa Jepangku juga untuk melatih Lula mandiri. Yaa..selama ini walaupun Lula bukan anak yang susah akrab dengan orang lain tapi cukup lengket sama emaknya. Kalau ada keperluan yang memaksa tinggal di rumah dengan bapaknya pasti nangis dulu. Tapi biasanya tidak terlalu lama nangisnya. Pernah sih sekali aku tinggal tidak nangis malah melambaikan tangan.
Begitu juga saat aku tinggal belajar bahasa. Lula yang harus ditinggal dengan teman-teman mainnya dengan pengawasan beberapa voluntir pasti nangis dulu kalau aku tinggal. Ini sudah tahun kedua aku dan Lula ikut les bahasa. Tapi masih saja Lula nangis kalau aku tinggal hehehe...
Tapi Alhamdulillah tidak lama nangisnya. Setelah aku tidak ada, dia mulai bisa main dengan teman-temannya. Karena ingin lihat bagaimana kondisi Lula saat aku tinggal, aku minta tolong salah satu voluntir mengambilkan foto-foto Lula. |
Setelah menyiapkan sarapan dan bekal makan siang, saatnya beres-beres dapur. Ito yang sedang libur lagi asyik dengan kegiatannya. Lula sedang asyik dengan botolnya, minum susu. Baru ngelap-ngelap kompor yang berlepotan minyak, Lula narik-narik tangan ngajak ke tempat komputer. Kirain mau minta distelin lagu anak-anak kesukaannnya. Ternyata....sodara-sodara.....satu lagi kreativitas Lula....melepas tuts-tuts laptop . Seketika aku teriak..."Lula!!" dan tanpa ngomong apa-apa lagi dasar Lula perasaannya halus, dia sudah merasa bersalah dan mimbik-mimbik. Aku kasih tahu "jangan diulang lagi yaaa" gak tahu dia paham tidak. Kita lihat aja nanti diulangi apa tidak kreativitasnya ini.
|  | Masak sudah selesai, Ito dan Bapaknya sudah pergi ke sekolah. Lula sudah makan. Saatnya beres-beres dapur. Biasanya kalau dikasih jeruk Lula anteng mengupas dan memakan jeruk.
Lumayanlah....bisa ditinggal mberesin cucian alat-alat masak. Aku tinggal Lula dengan sebutir jeruk diruang TV, sementara aku didapur. Anteng nih....beberapa menit kemudian ada suara kreekkkkkkk......aku coba dengarkan dan menghentikan mencuci piring...sekali kreeekkkkk....heemmmm kayaknya ada suara aneh nih.....
Segera aku ke ruang TV masih dengan tangan berlumuran sabun....Huaaaaaa.....Lulaaa......teriakku spontan!!! Ternyata Lula merobek pintu pembatas ruang TV dan ruang tidur.....hiks hiks......"Lula tidak boleh yaaa!!" kataku. Lula yang baru bisa ngomong mama...papa...langsung berurai air mata.
Yaaa...Lula memang sensitif..baru diperingatkan dengan suara agak tinggi sedikit sudah langsung menangis. Tidak tega akhirnya aku bilang" ya sudah tidak apa-apa, tapi jangan lagi yaa...tidak boleh!"kataku. Ya udah sekarang foto ayooo....hehehehe...dengan gaya khasnya tunjuk jari kalau mau difoto Lula berpose didepan hasil karyanya.
Sudah ada beberapa hasil karya Lula..beberapa bagian pintu robek tapi ini yang paling parah..sabar..sabar.... |
|  | Sebagai WNI yang tinggal di LN, paspor ibarat nyawa kedua sebagai identitas kita di negeri orang. Buat aku dan Ito tidak ada masalah karena sebelum datang ke Jepang sudah membuat paspor di Indonesia.
Beda dengan Lula yang lahir di Jepang, dia harus dibuatkan paspor di Kedubes. Sebetulnya seminggu setelah Lula lahir, bapaknya sudah semangat mau mengurus paspor Lula. Semua persyaratan sudah lengkap, kecuali foto. fotonya berupa pas foto dengan berlatar belakang warna merah dan mengenakan baju warna terang. Ternyata susah juga membikin Lula diam melihat ke depan untuk diambil fotonya. Selalu saja gerak-gerak dan miring.
Karena kesibukan bapaknya, akhirnya tertunda terus pembuatan paspor Lula. Sampai kerudung merahku yang dipakai buat background sobek-sobek karena sering dipakai Ito jadi sayap spiderman.
Kembali kepikiran tentang paspor Lula, karena semakin ditunda malah semakin repot nantinya. Setelah dapat pinjaman kerudung merah dari teh Lusi, hari ini setelah Lula mandi kita coba ambil fotonya. Masih susah untuk diam melihat kedepan, tapi lumayanlah.... Ada satu yang pas posenya ^_^
Dilihat-lihat berubah juga yaa..wajah Lula dibandingkan bayi dulu. Semakin cantik hihihihi...iyalah..anak sendiri dipuji sendiri hehehehe... |
Hari ini, setahun yang lalu anak kami yang kedua lahir. Alhamdulillah walaupun sempat mundur dari perkiraan dokter yang harusnya tgl 4 Juli, baru tgl 12 Juli 2006 Inara Lula Zaida (artinya intan kiriman dari surga yang penuh keberkahan) lahir selamat dengan bantuan induksi. Mengikuti jejak kakaknya Aristo Agna Nugroho, Lula (begitu kami memanggilnya) lahir dengan berat 4106 gram dan tinggi 52 cm. Tidak terasa sudah satu tahun perjalanan usiamu Nak... Engkau tumbuh sehat, normal sesuai dengan tahapan usiamu. Teriring harapan dan doa buat Lula tersayang,....... Terima kasih ya ALLAH atas kenikmatan kebersamaan satu tahun terakhir ini, Lula merupakan salah satu dari sekian banyak anugerah terindah yang telah Engkau berikan pada kami berdua. Kami sadar ya ALLAH kami masih jauh dari harapan. Kami masih kurang sabar, kami masih kurang telaten dalam menjaga amanahMu. Oleh karena itu ya ALLAH ampunilah semua dosa kami. Harapan kami ya ALLAH, berilah kesempatan buat kami memperbaiki diri, mempersembahkan yang terbaik buat anak-anak kami. Duhai buah hatiku, hiduplah demi akhiratmu,karena itu yang akan abadi kekal selamanya Janganlah hidup demi duniamu,karena itu hanya semu dan lekang oleh waktu Cinta dan doa kami, selalu bersamamu : bapak, ibu & mas Ito 
|  | Setelah melahirkan Lula, baru sekarang aku mulai kursus bahasa lagi. Alhamdulillah di Kitayama shimin senta (gedung serba guna daerah Kitayama) ada kursus bahasa Jepang yang diadakan oleh ICAS (international course Ass Sendai), dimana pesertanya kursusnya khusus untuk ibu-ibu asing yang punya anak balita.
Saat ibunya kursus anak-anak akan diasuh oleh voluntir yang disediakan oleh kuyakhuso (kantor kecamatan). Mereka sebenarnya dibayar oleh kuyakusho. Ini sebagai salah satu pelayanan sosial yang diberikan oleh kecamatan Aoba Sendai.
Hari pertama meninggalkan Lula selama 2 jam dengan orang asing, deg-degan juga. Selama ini kalau perlu aku tinggal biasanya aku titipkan Bapaknya. Selesai kursus tidak sabar ingin tahu bagaimana Lula aku tinggal.
Dan ....ternyata sodara-sodara... Lula langsung meweks begitu melihat ibunya nongol didepan pintu!! hiks hiks...Tapi, kata pengasuhnya selama aku tinggal asyik aja dia mainan sama teman-temannya. Apalagi disediakan mainan banyak.
Jumat ini, hari kedua Lula ikut sekolah. Apakah masih meweks?? nantikan laporannya hehehe...
|
Tertidur dilantai
Tinggal dinegeri orang tanpa seorang asisten, jauh dari saudara dan keluarga. Dengan dua anak, satunya masih batita kebayangkan gimana repotnya. Apalagi lula sekarang sudah mulai merangkak kemana-mana. Waktu tidurnya semakin pendek, kalau pas tidak bobo maunya ditemenin.
Sedangkan pekerjaan rumah tiada habisnya. Ditambah kegiatan lain yang menanti dikerjakan. Saat Lula asyik main cepat-cepat dimanfaatkan membereskan tugas. Cucian piring belum sempat terbilas, Lula sudah oek oek. " Bentar ya Lula, ibu beresin dulu nih! sabar yaa...!"
Terpaksa aku acuhkan tangisannya, tanggung nih! Akhirnya beres juga cucian. Kok tidak ada suara..??? kemana si Lula??
Ternyata....lula ngantuk!! karena tidak tahan akhirnya terdtidur sendiri. Terharu aku melihatnya...Andai setiap mau tidur seperti ini....bisa tidur sendiri.

tertidur dikursinya
| |