What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag resep
Description: Ini resep roti dari Miyura san yang diberi nama koro-koro pan (roti gulung). Yaitu roti yang diisi dengan custard krim terus digulung diiris-iris. Tapi sebenarnya terserah selera kita. Mau diisi apa saja juga ok.
Ingredients: Terigu untuk roti (protein tinggi) 400 gram gula 1 sdm dry yeast 2 sdt telor 1 butir garam 1 sdt non salt butter 30 gram air hangat suam-suam kuku 200 cc (kalau pas musim panas cukup 190 cc) karena udara sudah lembab
Directions: 1.Campur semua bahan, kocok dengan pengocok roti sampai kalis. Kalau tidak punya ya pakai tangan. Yang penting kalis alias tidak lengket. 2. Bulatkan adonan tutup plastik wrap, biarkan mengembang 2X 3. Setelah mengembang (tandanya saat ditekan dengan jari tidak cepat kembali ke semula) timbang adonan @ 20 gram, bulatkan adonan. 4. Kembangkan lagi dengan ditutup lap basah sampai menjadi 2X-nya 5. Tipiskan adonan isi sesuai selera 6. Bentuk sesuai selera (bisa lihat di http://banyumili.multiply.com/photos/album/202/Belajar_Membuat_Roti) 7. Kembangkan lagi sampai 2X dengan ditutup lap basah 8. Oven 200 derajat celcius 13 menit
Description: Mumpung dapat kiriman daun singkong dari bunda Icha, separuh buat gulai sisanya bikin buntil. Suka banget sama lauk satu ini. Seumur-umur belum pernah bikin. Dulu kalau pingin tinggal beli dipasar jati deket rumah.
Bapaknya Ito juga suka banget, enak banget katanya. Ikut ngidam deh...Thanks ya Bunda....
Ingredients: 250 gr daun singkong/pepaya, rebus matang, tiriskan 300 gr tahu putih, haluskan 30 gr teri medan 75 gr mlandingan/petai cina (aku pakai petai) 13 buah cabe rawit merah utuh (sesuai selera) 600 ml santan dari ½ butir kelapa 2 lembar daun salam 2 cm lengkuas, memarkan 2 sdm minyak untuk menumis
Bumbu Halus : 3 buah cabai merah 10 butir bawang merah 4 siung bawang putih 5 cm kencur 1½ sdt gula pasir 1¾ sdt garam
Directions: 1. Aduk ½ bagian bumbu halus dengan tahu. Masukkan teri medan. Aduk rata. 2. Tambahkan mlandingan. Aduk sampai menyebar. 3. Tata beberapa lembar daun singkong/pepaya, sendokkan campuran tahu. 4. Tambahkan cabai rawit. Bungkus dengan daun singkong/pepaya. Ikat dengan benang (aku pakai rafia). Kukus 30 menit. 5. Panaskan minyak. Tumis sisa bumbu halus sampai harum. Tambahkan daun salam dan lengkuas. Aduk sampai layu. 6. Tuangkan santan. Aduk-aduk sampai meletup-letup. 7. Masukkan buntil, siram-siram dengan kuah. Lakukan sampai kuah mengental. Angkat dan sajikan.
Description: Saat hamil datang, ada beberapa orang yang mengalami ngidam. Tapi ada juga yang biasa saja. Aku termasuk orang yang fleksibel. Bisa ngidam bisa tidak. Lhooo..kok gitu?? iya, maksudnya kalau kira-kira barangnya bisa diusahakan ya..ngidam. Tapi kalau kira-kira susah ya ditahan ngidamnya hehehe.
Seperti sama makanan yang satu ini, daun singkong. Yaa...kemarin pas mudik tidak sempat makan sayur daun singkong. Pas sudah balik ke Jepang malah jadi ingat sama sayur ini. Pas lagi hamil pula!
Akhirnya waktu bunda Icha (http://bundaicha.multiply.com/) mau ngirim majalah Femina yang salah satu artikelnya tentang "Kehamilan Yang Tidak Diinginkan" aku minta dikirim daun singkong. Walau 4 hari baru sampai (pake EMS) tapi lumayan masih segar daunnya. Dibungkus pakai kertas koran rahasianya.
Selain daun singkong, aku juga minta dikirim teri medan, ikan asin dan kacang sukro. Waahhh..bener-bener senaaannggg waktu kirimannya datang. Langsung aja aku masak gulai daun singkong. Terima kasih ya Bunda...kirimannya bener-bener membuat happy. Kacang sukronya buat rebutan Lula sama bapaknya hehehe
Ingredients: 500 gr daun singkong yang sudah direbus 2 sdm teri nasi yang sudah digoreng
bumbu gulainya : 1000 cc kaldu daging 3 sdm santan bubuk 1 buah sere 4 lembar daun jeruk 1 lembar daun kunir 3 iris laos 1 sdt bumbu gulai 1/2 sdm garam 1sdt gula pasir
bumbu yang dihaluskan : 15 buah bawang merah 3 siung bawang putih 1 cm jahe 1/2 cm kunyit 2 butir kemiri
Directions: tumis bumbu yang dihaluskan, lalu masukkan sere, daun jeruk, daun kunyit, bumbu gule dan laos. masukkan juga santan dan kaldunya. Didihkan, tambahkan juga garam dan gula. Masukkan daun singkong rebusnya (jangan di potong2 khasnya panjang2), masak dengan api kecil sampai meyerap dan kuah mengental. Masukan terinya aduk sebentar lalu angkat. (jangan asin2 kasih garamnya , ntar terinya masuk bisa keasinan)
Resep nyontek punya mba esther : http://wcmei2007.blogspot.com/2007/05/gulai-daun-singkong.html
Description: Waktu piknik ke Michinoku kemarin, mba Ade bawa bentou arem-arem. Duuhh..jadi ngiler secara dah bertahun-tahun gak makan arem-arem. Ada cerita lucu tentang arem-arem pas aku mudik Pebruari kemarin. Pas aku belanja kepasar, tidak lupa beli aneka jajanan pasar. Beli beberapa macam jajanan salah satunya arem-arem. Lha kebetulan aku beli arem-aremnya satu thok. Karena dah beli jajanan lainnya lumayan banyak.
Biar anget, langsung aku masukkan majig jar. Pas aku cari lagi kok dah gak ada yaa!! Aku tanya keibuku, olala...ternyata sama ibuku arem-aremnya dikasihkan simbah hahaha...ya udah akhirnya sampai pulang ke Jepang lagi belum ngerasain tuh yang namanya arem-arem.
Ingredients: 500 gram beras 1 liter santan dari 1 butir kelapa (aku pake santan kaleng 1+air 1 liter) 1 sdt garam 2 lembar daun salam 300 gram daging cincang bisa ayam/sapi(aku tambah wortel 1 buah) 300 cc santan dari 1butir kelapa (santan kental) aku pake 1/2 kaleng santan kalengan + air 200ml 3 sdm minyak sayur untuk menumis Daun pisang untuk membungkus (aku ganti aluminium foil & plastik wrap)
Bumbu yang dihaluskan:
6 buah cabai merah (kalo buat anak-anak sisihkan dulu yang gak pedes) 1 sdt kencur 3 siung bawang putih 6 butir bawang merah 1 buah tomat cincang 2 sdt lengkuas cincang 2 sdt gula pasir 1 sdt garam
Directions: Tumis bumbu halus dengan 3 sdm minyak sayur di atas api sedang sampai harum. Lalu masukkan daging cincang, wortel aduk sampai air daging menjadi habis. Masukkan santan kental. Didihkan sampai daging matang dan kuahnya habis. Angkat dan dinginkan. Cuci beras lalu tiriskan dan masukkan ke dalam panci(aku pake rice cooker). Masukkan sisa santan, garam, dan daun salam. Masak sampai santan diserap habis oleh beras, sesekali diaduk agar santan tercampur dan menjadi nasi yang lunak sekali. untuk membentuknya aku pake cetakan sushi yang panjang. Ambil nasi secukupnya ratakan, masukkan daging isi tutup lagi dengan nasi diatasnya. Tekan agar padat. Gulingkan, bagi 2 terus bungkus pakai aluminium foil dulu. Setelah itu baru dibungkus plastik wrap. Kukus sampai matang kurang lebih 1 jam, kalau airnya mau abis tambah air buat ngukus. Angkat dan dinginkan. Siap dihidangkan (jadi 12 biji)
Description: Pisang paling enak emang digoreng. Apalagi udara di Sendai masih dingin. Cuma karena disini adanya cuma pisang ambon kalo digoreng pake terigu campur air malah benyek. Naaaaa....biar kriuk-kriuk coba aja digoreng ala udang tempura. Enak lhoo....Pokoknya perpaduan yang pas banget antara pisang yang lembut dan kriuk-kriuk deh! Makanya, pastikan untuk mencoba membuatnya dan jadikan teman camilanmu ^-^
Ingredients: 1. Pisang 2 buah 2. Tepung terigu secukupnya* 3. Telur kocok 1 buah 4. Tepung Roti secukupnya 5. Minyak Goreng secukupnya
*Sesuaikan dengan kesukaanmu.
Directions: 1. Kupas pisang potong pisang menjadi 3. 2. Gulingkan pada tepung terigu, celupkan pada telur yang sudah dikocok, dan lapisi dengan tepung roti. 3. Goreng sampai warnanya kecoklatan. 4. Angkat, tiriskan. SELESAI.... Mudah kan(*0*). Kalau lapisannya di dobel, mungkin akan lebih kriuk-kriuk^^
sumber : http://cookpad.com/mykitchen/recipe/519138/
Description: Seneng banget dapat warisan tabloid dari teman yang mau mudik bulan ini. Lain rasanya baca tulisan dikomputer sama dikertas. Karena banyak resepnya langsung aja dipraktekkan. Dimodifikasi sedikit sesuai selera dan bahan yang ada.
Ingredients: 200 gram tempe 100 gram buncis/kacang panjang udang (optional) minyak secukupnya 2 sdm irisan bawang merah dan putih 1 sdm irisan cabai merah 2 cm lengkuas memarkan 2 lbr daun salam garam, merica secukupnya 1 sdm madu 1 sdm kecap manis 1/2 gelas air
Directions: 1. Panaskan minyak goreng tempe sebentar (tidak digoreng juga ok) 2. Tumis bawang merah dan putih sampai harum 3. Masukkan cabai, lengkuas dan daun salam. 4. Masukkan udang sampai berubah warna. 5. Masukkan air 6. Masukkan tempe dan kacang panjang/buncis aduk-aduk sampai matang. Sajikan
Description: Posting bolu kukus ini karena mau cerita kemarin waktu mudik sempat beli cetakannya. Lumayan 12 biji cuma Rp 4.500 gak ada 100yen kalo diyenkan hihiii. Baru kemarin sempat dikaryakan. Lumayan buat cemilan ito sepulang sekolah dan bekal bapaknya kalo lembur dilab.
4 telur 500 gr terigu/cake flour 450 gr gula pasir 300 cc santan(kalo pake bubuk 50 gram diencerkan dgn 300cc air direbus tunggu dingin baru dipakai) 1 sdm emulsifier (bisa TBM/Quick/SP, sama aja) pasta pandan,mocca dan meises (sesuai selera)
Directions: Semua bahan dikocok dengan mixer selama 5 menit. ( kalau ada mixer besar sih memang lebih mudah, tapi kalau engga ada, ya dikocok dulu gula, telor dan emulsifiernya baru setelah adonan ini kaku, masukkan terigu ama santannya dikocok lagi sampai campur betul).
Taruh dalam cetakan, kukus selama 15 menit, makin kecil cetakannya makin cepat mengukusnya. Lumayan jadi banyak sekitar 30 biji kalau mau sedikit bikin aja setengah resep.
Description: Beberapa waktu lalu di milis dan blog-blog heboh si hitam ini. Penasaran pingin bikin juga tapi nyari-nyari tepung ketan hitam disini gak ada. Akhirnya waktu ibu mau kirim barang aku minta dikirimin juga tepung ketan hitam. Eee..kok di Semarang juga ibu gak nemu tepung itu. Akhirnya ibu bela-belain menggilingkan beras ketan hitam dipasar. Minta dikiriminya juga gak banyak-banyak...cuma setengah kilo buat tombo pingin.
Akhirnya aku bikin 2 macam cake. Yang pertama dioven yang kedua dikukus. Banyak resep berseliweran diinternet bingung pilih yang mana. Akhirnya aku pilih 2 macam ini. Belum terlalu puas sih sama hasilnya, mana yang dioven sempet gosong. Tapi lumayanlahlah dah gak penasaran lagi. Menurut aku sih lebih enak yang dikukus.....
Ingredients: 350 gr putih telur 175 gr gula pasir 1 sdt cake emulsifier 125 gr tepung terigu, ayak 150 gr tepung ketan hitam, ayak ½ sdt baking powder 150 gr mentega/margarin, cairkan 2 sdm susu kental manis 50 ml santan kental kara (aku pake santan bubuk dicampur air)
Directions: 1. Kocok putih telur hingga berbusa, lalu masukkan cake emulsifier dan gula sedikit demi sedikit hingga kental dan mengembang. Masukkan tepung terigu, tepung ketan hitam dan baking powder, aduk perlahan hingga rata. 2. Masukkan mentega cair, susu kental manis dan santan. Aduk rata 3. Tuang adonan ke loyang tulban atau loyang loaf yang telah diolesi margarin dan dialasi dengan kertas roti. Panggang dalam oven bersuhu 175 °C selama 40 menit hingga matang. Angkat. Keluarkan dari loyang. Dinginkan. 4. Potong-potong kue. Sajikan.
Ini resep yang pertama diposting sama Mbak Angky di milis NCC
Ingredients: 350 gr Tepung Ketan Hitam (aku campur ketan hitam 200 gram ketan putih 150 gram) karena sisa ketan hitamnya tinggal segitu. 5 butir telur 1 gls gula pasir 1/3 gelas minyak goreng 1 kotak kecil Santan Kara (200ml) aku pake susu 1 sdm emulsifier
Directions: 1. Siapkan loyang ukuran 20*20 olesi dengan margarin atau minyak goreng tipis-tipis atau bisa juga menggunkan loyang tulban 2. Siapkan dandang untuk mengukus 3. Kocok telur,gula dan emulsifier sampai mengembang dan berjejak 4. Masukkan tepung ketam hitam, santan bergantian lalu masukkan minyak goreng, aduk rata 5. Tuang adonan ke dalam loyang ..kemudian kukus 30 menit atau sampai matang
Catatan : untuk mengukus alasi tutup dandang dengan serbet ..supaya tetesan air tidak merusak penampilan ...:D
Description: Beli kiwi tapi kok pas gak kebeneran. Masih agak muda sooo rasanya agak asem. Jadi males deh mau makan langsung. Dibuat puding aja biar laku. Nyontek resepnya mas Budi Sutomo Sedikit dimodifikasi sesuai bahan yang ada
Ingredients: 1 bungkus agar-agar warna hijau kalo gak ada yg putih juga gpp tapi agak pucat. Atau tambahkan pewarna hijau dikit asal jangan pandan entar jadi kiwi rasa pandan hehehehe 250 ml air 300 ml susu cair 150 gram kiwi, blender halus, saring 100 g gula pasir
Directions: 1. Larutkan bubuk agar dengan air, gula pasir dan susu tawar cair. Panaskan sambil terus di aduk hingga mendidih. 2. Tambahkan kiwi yang sudah dihaluskan. Didihkan kembali. Angkat. 3. Siapkan cetakan puding dengan bentuk sesuai selera. Basahi dengan air matang. 4. Setelah membeku, keluarkan puding dari cetakan. Sajikan dengan saus vla.
Tip: Agar puding mudah lepas, basahi cetakkan puding dengan air matang sebelum digunakan. Buah bisa diganti apa aja.
Description: Nyari-nyari resep ala Jepang (mumpung masih di Jepang :D) yang berbahan dasar kacang banyak juga jenisnya. Tapi yang paling gampang dan biasa aku buat yang ini. Ciri khas masakan Jepang adalah minimalis dalam hal bumbunya. Yang ditonjolkan adalah rasa asli dari bahan makanannya.
Resep aslinya hanya direbus, tapi agar lebih gurih aku tumis dulu. Sangat cocok buat pelengkap bento untuk suami ke lab. Ito sama Lula juga suka.
Masakan ini aku persembahkan buat MFM#11 yang bertemakan Beans & Nuts yang dihost-in oleh mba Sulis yang cantik.
Ingredients: 1. Hijiki (salah satu jenis rumput laut) kalau kering 25 gram kalau yang basah 2 kalinya 2. Daizu mame (kacang kedelai) 150 gram 3. Abura age (tahu goreng) 3. Bubuk dashi (kaldu ikan) 1 sdm 4. Air 1 cup 5. Gula secukupnya Aku tambahkan wortel dan buncis agar lebih lengkap gizinya.
Directions: 1. Cuci bersih hijiki, rendam selama 30 menit. Tiriskan. 2. Kacang kedelai rendam 30 menit, rebus sampai empuk. Bisa juga beli yang sudah direbus di supermarket. 3. Tumis wortel setengah matang masukkan hijiki, buncis, abura age dan daizu mame. 4. Masukkan dashi, gula dan tambahkan air. 5. Setelah mendidih kecilkan api masak selama 15 menit(atau sampai empuk) 6. Hidangkan taburkan diatas nasi hangat. 7. Sajikan.
NB : Kacang kedelai bisa juga diganti eda mame (kacang kedelai muda)
Description: Dulu pernah lihat dipostingan Teh Rinrin bikin bakso ayam plus. Plus sayur maksudnya hehehe. Waktu itu baksonya dicampur wortel. Waktu itu Teh Rin masih di Sendai trus aku diundang buat nyicipin. Heemm..beneran tambah enak lho...dan yang pasti lebih bergizi. Apalagi buat anak-anak yang sukanya menolak sayur. Bisa diakali dengan mencampur sayur dibaksonya. Sayurnya bisa macem-macem wortel, buncis, daun bawang, seledri apa aja yg ada dikulkas deeh.
1 kg ayam tanpa tulang 5 siung bawang putih 3 putih telur (kalo mau ditambah boleh s/d 5 jadinya empuk banget) Merica bubuk 1/2 sdm Garam 1 sdm Tepung kanji 1 sdm 1 buah Wortel atau sayur lain sesuka
KUAH BAKSO
3 siung bwg putih cincang halus 2 sdm kecap ikan (optional) ½ sdt lada bubuk 1 sdm minyak wijen (optional) 2 btg daun bawang iris 1 cm 2 btg daun seledri iris halus 1 sdt grm 1 ltr kaldu ayam (dari air merebus bakso) bawang goreng
Directions: BAKSO
Ayam dihilangkan kulitnya, dirirs-iris kecil. Sayur dipotong kecil-kecil juga. Kemudian diblender/food processor (kalo pake blender hasilnya gak sehalus pake food processor) bersama bawang putih dan putih telur sampai halus. Setelah halus di keluarkan dari blender dipindahkan ke baskom yg agak lebar kemudian dicampur merica, garam dan tepung kanji. kemudian diaduk sampai benar2 rata dan kanjinya tercampur sempurna. Bentuk bulat-bulat. Rebus di air mendidih sampai naik keatas tanda basonya sudah matang.
KUAH BAKSO
Tumis bawang putih sampai harum,masukkan kedlm kaldu didihkan. Masukkan bahan2 lain. Hidangkan.
Description: Mungkin tidak banyak yang tahu kalau kota kelahiranku, Ampel Boyolali ada pabrik abon dan dendeng yang lumayan terkenal enak. Sering kalau mudik mampir di toko abon dan dendeng yang juga menjual aneka cemilan untuk oleh-oleh.
Abon menjadi lauk andalan kalo lagi males masak atau gak sempat masak. Dendeng juga andalan kalo pas tidak ada stok bahan mentah dikulkas juga untuk variasi.
Selama ini ibuku sering nawarin mau dikirimi apa dari Indonesia. Kadang pakai pos kadang nitip temen yang pulang. Yang seringnya aku minta dikirimi dendeng ini.
Biasanya aku masak balado. Dendeng yang sudah berbumbu manis gurih dipadu pedas dan asem balado, bener-bener nglawuhi kalo orang jawa bilang.
Ingredients: Dendeng siap masak 1 bungkus (250gram) bisa juga bikin sendiri caranya : Potong daging tipis2 lebar menurut arah seratnya Daging diremas-remas dengan garam dan air jeruk nipis, kemudian dijemur sampai kering (kalo musim dingin kayaknya gak bisa dehh yaa) 2 buah kentang potong dadu, goreng 1/2 butir bawang merah besar 1 sdm air jeruk lemon 1 buah tomat 50 gram cabai (sesuai selera) garam, gula secukupnya.
Directions: 1. Dendeng direndam air panas 1-2 menit tiriskan, goreng 1-2 menit angkat. 2. Haluskan bawang merah, cabai dan tomat agak kasar, tumis dengan 3 sdm minyak goreng sampai harum dan setengah kering. Tambahkan air jeruk lemon aduk rata. 3. Masukkan dendeng goreng dan kentang aduk rata 4. Hidangkan dengan taburan bawang goreng
Description: Ito masih libur musim dingin, berarti harus selalu ada cemilan dirumah. Seneng banget nemu tepung custard di Asian store. Langsung kebayang bikin sus vla. Selama ini suka males bikin vla karena kalau pakai maizena tanpa dicampur custard kurang lembut.
Kebetulan seisi rumah suka sama cemilan yang satu ini.
Ingredients: Bahan dasar kulit sus : 130 gr. tepung terigu protein tinggi/sedang 3 gr. garam (½ sdt) 100 gr. margarine 4 butir telur 225 ml air
Vla isi sus : 500 ml susu segar 75 gr tepung maizena (40 gr tepung maizena + 35 gr tepung custard) 100 gr gula pasir 3 kuning telur ayam Vanili secukupnya Coklat pasta secukupnya (jika ingin membuat vla rasa coklat)
Directions: 1. Kue : - Air, garam, dan margarin dimasak sampai mendidih - Masukkan tepung terigu Cakra Kembar aduk sampai matang - Setelah adonan matang, kemudian didinginkan - Kemudian masukkan telur satu persatu sambil terus diaduk sampai rata - Adonan dibentuk sesuai selera. - Panggang dalam oven dengan suhu 180 ° C selama 25 menit hingga matang. Angkat. Biarkan dingin. - Kalau sudah dingin, potong bagian tengah kue dan isi dengan vla.
2. Vla : - Semua bahan kecuali rum dicampurkan menjadi satu dan diaduk sampai rata - Masak sampai kental kemudian didinginkan - Masukkan rum dan aduk sampai rata. Isian sus siap digunakan - Bila isian sus ingin ditambahkan butter cream, tambahkan cream 2 kali dari jumlah adonan fla, aduk sampai rata.
Tips : - Hasil sus yang baik sangat tergantung pada pengadukan. Kecilkan api ketika tepung terigu dimasukkan dalam campuran air dan mentega yang telah mendidih. Aduk agak lama sampai betul-betul kalis. - Telur baru dimasukkan dalam adonan setelah adonan dingin. - Aduk terus adonan sesering mungkin supaya hasil sus berongga. - Panaskan oven sampai betul-betul panas sebelum kulit sus dimasukkan dalam oven. - Jangan buka pintu oven sebelum kulit sus matang atau paling tidak sampai mekar sempurna. - Setelah matang, dinginkan kulit sus lalu simpan dalam wadah tertutup supaya sus tidak kering. - Isi bisa diganti whipcream kocok atau ragout
Description: Ngiler gulai ayamnya mba Welly ternyata bener loh....enaaakk..kayak gulai ayam di RM Padang hihiii ...makannya sama sambel ijo sluurrppp dehh
Sumber : www.femina-online.com
Ingredients: 1 1/2 liter santan dari 2 butir kelapa parut(aku pake santan bubuk 5 sdm+air 1 ltr) 5 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan(aku cuma pake 2) 3 lembar daun kunyit 8 lembar daun jeruk 4 cm lengkuas, memarkan (aku pake 3 iris tipis) 6 potong (dari 1 1/2 ekor) ayam buras, kupas kulitnya (aku pake i pak chicken leg 1,8kg) 1 sdm cuka masak
Bumbu, haluskan: 175 g cabai merah/sesuai selera (aku pake cabe kering iris) 20 butir bawang merah( aku pake 1/2 butir bawang merah besar yang ada di Jepang) 10 siung bawang putih 8 cm jahe (aku pake 1 sdt jahe parut) 8 cm kunyit (aku pake 1 sdt kunyit bubuk) 50 g kemiri 3 sdt garam 1/2 sdm gula pasir
Directions: 1. Masak santan bersama bumbu halus, serai, daun kunyit, daun jeruk, dan lengkuas, jerang di atas api sedang sambil aduk-aduk hingga setengah matang. 2. Masukkan ayam, masak hingga ayam empuk dan matang. Tiriskan ayam, sisihkan. 3. Masak terus kuah hingga agak kental. Tambahkan cuka, aduk rata. Angkat. 4. Masukkan kembali ayam ke dalam kuah, aduk rata. Sajikan.
Suami penggemar cemilan dari ubi jalar. Baik digoreng maupun direbus. Tapi paling seneng ubi bakar. Apalagi ubi bakar ala cilembu yang manis kayak ada madunya.
Ternyata di Jepang ubi bakar juga jadi makanan favorit. Banyak dijual di supermarket maupun dengan mobil keliling. Kalau mau hemat mbakar aja sendiri dirumah. Tips agar ubi tambah manis, saat dioven dibungkus dengan kertas roti. selama kurleb 1 jam dgn suhu 180 derajat celsius. Kalau dibakar diatas bara ya sonomama aja alias langsung aja.
Bagian daging ayam yang paling aku suka adalah kepala dan sayap. Sayang selama di Jepang ini tidak menemukan kepala ayam dijual. Kalau sayap masih ada tapi untuk mendapatkan yang halal mesti pesen dari Tokyo, dihalalstore Sendai tidak ada. Walaupun lebih banyak tulang daripada dagingnya, tetap sayap is the best.
Nemu resep yang kelihatannya enak banget. Kebetulan bahan dan bumbunya pas ada. Ternyata pas sama lidah kita bukan hanya gurih tetapi rasa pedas, sedikit manis dan asam sangat asyik digigiti sambil menikmati bumbunya yang istimewa!
Bahan:
500 g sayap ayam 2 siung bawang putih 1 sdt garam
Perendam:
1 bungkus Bumbu Inti Kokita A (kalau gak ada bisa buat bumbu dasar seperti disini ) 50 g bawang bombay cincang halus 3 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm saus tomat 50 ml air jeruk lemon (aku ganti cuka) 2 sdm madu 1/2 sdt merica bubuk 1 sdt garam
Cara membuat: • Remas-remas sayap ayam dengan bawang putih dan garam hingga rata. • Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga seluruh airnya keluar dan sayap agak kering. Angkat dan tiriskan. • Aduk sayap ayam dengan bumbu Perendam hingga rata. Diamkan selama 1 jam. • Taruh sayap ayam dalam pinggan tahan panas. Panggang dalam oven panas 180 C selama 45 menit hingga sayap ayam empuk. Bisa juga pakai grill dikompor jangan lupa dibalik2 saat memanggang biar merata matangnya. • Angkat. Sajikan hangat.
Duuhhh..takut dibawain pentungan sama Yu Haley(guyon Yuu.....ojo nesu..hehehe )...diingatin buat PR MFM#8 yang bertemakan jagung.
Cari-cari resep ala Jepang yang pakai bahan dasar jagung kok gak nemu yaa....maklum di Jepang jagung biasanya direbus atau dibakar aja. Selain itu ya dibuat sup atau salad (CMIIW).
Nemu malah ini bolu kukus dikasih jagung. Kayaknya lumayan nih buat dicoba...gak usah pake telor ..irit hehehe...
Bahan :
Tepung terigu 80 gram Tepung Maizena 30 gram Baking soda 1 sdt (aku pake baking powder, pas yg ada itu) Gula 25 gram susu cair 100cc Mayoinase 1 sdm Jagung 1 sdm (dilebihin juga ok)
Cara membuat : 1. Aduk terigu, maizena baking soda dan gula sampai tercampur rata(cukup pake whiskas). 2. Susu dan mayoinase dicampur aduk rata. Tambahkan pada adonan 1. 3. Tambahkan jagung aduk bentar. 4. Tuang dalam cup beri hiasan jagung lagi atasnya. 5. Siapkan kukusan tunggu airnya mendidih, masukan adonan kukus sampai matang(jangan lupa tutupnya dikasih handuk/serbet biar airnya gak netes)
Di Jepang kalau aki no kisetsu (musim gugur)...paling enak makan kinoko gohan. Karena biasanya pada musim ini banyak macam jamur yang tumbuh. Dimakan anget2 plus sup miso....slurrpp...
Bahan: - 2 cup beras - dashi ( di masukan terakhir sebelum nasi di tanak, sesuaikan dengan rasa) - jamur shimeji 1 pack - jamur shiitake 4-6 lembar - jamur eringgi 2-4 batang - jamur matsutake 1/2 pack ( karna jamur matsutake ini harganya muahaall, sering saya abaikan aja. jamur matsutake ini cuma keluar pas musim gugur doang. karna harum dan rasanya ueenakk, maka jamur matsutake ini harga nya lebih mahal dari temen2 sesama jamur lainnya. Nemu di supermarket satu pak harganya 1580yen kurs 75 rupiah bye bye deehhh...) - daun mitsuba 1/2 pack ( gak ada juga gak apa-apa kok menurut aye, lebih enak gak ada daun mitsuba..hehe)
Bahan untuk sup miso jamur: - dashi 1 sendok makan + di campur air 200 ml - garam 1/2 sendok kecil - shoyu 2 sendok makan - di resep asli nya di masukin sake 3 sdm (tdk juga gpp) - mirin 1 sdm --> sebagai gantinya masukin aja gula pasir 1/2 sdm atau menurut selera, jangan sampe kemanisan ya..soalnya kinoko gohan itu rasanya asin2 gurih.
Cara membuat: 1. cuci beras, tiriskan 2. jamur shimeji, shitake, eringgi, matsutake di iris tipis2. (jangan sampe terlalu kecil ya nanti pas di tanak jadi ancur) 3. siapkan panci + air, masukan bahan untuk sup jamur dan semua jenis jamur yang sudah di iris. 4. masak dengan api sedang, sampai dengan jamur layu 5. tiriskan jamur dari sup nya. pisahkan antara jamur dan sup nya di wadah tersendiri. 6. masukan beras yang telah di tiriskan ke dalam wadah rice cooker, lalu masukan jamur yang telah di rebus tadi dan sup nya. tambahkan air bila kurang, dan tambahkan cairan dashi dan garam/shoyu sampai rasanya kira2 pas 7. tanak nasi tersebut
Lauk yang menjadi andalan keluargaku dari kecil. Maklum orang ndeso dan nggak punya. Biasanya cukup sambel tumpang (kalau orang desaku bilang sambel lethok atau sambel godhog ) nasi jagung dan daun singkong rebus. Tapi kalo bukan wong Boyolali kali tidak doyan makanan ini
Dulu waktu aku kecil, simbahku jualan bubur sambel tumpang ini. Kebiasaan di desaku kalau pagi, orang masih belum sempat masak untuk sarapan sebelum anak-anak pergi sekolah dan orantua ke ladang, cukup sarapan bubur ini.Di taruh dipincuk( piring dari daun pisang) masih panas-panas serasa nikmaaattt banget.
Nasi sambel tumpang
Menunya selain bubur sambel tumpang ada juga, nasi, ketan juruh (saos gula merah), gendar pecel dan gorengan. Sekarang simbah tua, tidak sanggup jualan bubur sambel tumpang lagi. Untung masih ada tetangga yang jualan kalau pulang ke desa masih bisa menikmati sarapan sambel tumpang. Ito paling suka ketan juruhnya.
Bubur sambel tumpang
Kangen sama sambel tumpang, kebetulan persediaan tempe masih ada. Cuaca juga mendukung untuk membusukkan tempe. Karena bahan dasar sambel ini dari tempe setengah busuk .
Tempe 1/2 bosok
Ini dia resep mbahku :
SAMBEL TUMPANG
Bahan :
Tempe setengah busuk 1 lonjor (250 gram-an)
10 potong Tahu goreng (coklat)
2 buah cabe rawit hijau
2 buah cabe merah besar
3 buah bawang merah (aku pake 1/2 bawang bombay)
2 siuang bawang putih
1 cm kencur
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
garam, gula merah (gula pasir juga gak papa) secukupnya
800 ml air
200 santan
Cara :
Rebus semua bumbu dan tempe sampai mendidih dan matang
Tiriskan, haluskan (di ulek lebih sedep. kalo males ya diblender)
masukkan lagi bumbu yang sudah halus kedalam air rebusan tadi bersama tahu, salam dan daun jeruk
setelah meresap masukkan santan, gula dan garam.
Hidangkan.
BUBUR
Masak beras menjadi bubur, kalau pingin praktis nasi matang direbus lagi dengan air sampai menjadi bubur.
Tambahkan garam, santan dan daun salam.
Hidangkan bubur dengan sayuran (apa saja, kalau di desaku sayur daun adas) dan sambel tumpang. Taburi dengan serundeng...hemm..sedeeppp
Men-temen mungkin pada penasaran yaa...gimana kelanjutan nasib tempeku (Ge Er banget nih ..). Alhamdulillah sukses...!! cuma beberapa hari agak isogashi alias sibuk, baru hari ini mengolah tempe produk sendiri.
Sejak baca postingan mbak Esther tentang oblok-oblok tempe, jadi pingin juga. Cuma kalau tempe doang entar mesti bikin sayur juga. Makanya aku bikin oblok-oblok tapi dikasih sayur. Kebetulan nemu resep oblok-oblok tempe di buku 1001 Resep Masakan karangan Lusiana Wijaya (hiperbola yaa...soalnya ternyata isinya gak sampai 1001 , cuma 170!!)
Resepnya ini :
Bahan :
1 buah tempe 250 gram
100 gram kapri/buncis
100 gram taoge kedelai
10 biji cabai hijau /3 buah paprika hijau
1 buat tomat(kalau ada tomat hijau lebih siip)
4 siuang bawang merah/1buah bawang bombay
2 siung bawang putih
2 lbr daun salam
1 gelas santan
1/2 jari lengkuas
sedikit terasi
garam, gula secukupnya
Cara memasak :
Tempe dipotong kotak kecil-kecil
Taoge, kapri cuci bersih (karena aku pake kapri jepang yg agak besar dipotong2)
Bawang merah, putih, cabai diiris kemudian ditumis sampai harum